
Surabaya – Dalam sehari (22/3/24) para pengusaha yang tergabung dalam Yayasan Bhakti Persatuan (YBP), Perkumpulan Pengusaha Tionghoa Indonesia (PERPIT) Jatim, dan Paguyuban Masyarakat Tionghoa Surabaya (PMTS) membagikan 4.000 paket sembako di 3 instansi.
Yakni, Pemkot Surabaya menerima 2.000 paket sembako, dan Polrestabes Surabaya menerima 500 paket sembako.
Kodam V Brawijaya adalah instansi terakhir penyerahan sembako sebanyak 1.500 yang dilakukan oleh Alim Markus selaku Ketua Dewan Pembina YBP, bersama Hermawan Santoso Ketua YBP dan lainnya, tepat pukul 1 siang, 22 Maret 2024.
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada Baay bersama jajarannya, menerima langsung penyerahan sembako secara simbolis, di Markas Kodam V Brawijaya, Jl. Raden Wijaya no 1 Surabaya.
Pada kesempatan itu, Alim Markus menyampaikan kondisi Jatim yang cukup kondusif pasca Pesta Demokrasi.
Alim Markus juga menginformasikan bahwa dirinya dalam beberapa hari ke depan akan bertolak ke luar negeri untuk mencari investor.
“Saya akan meyakinkan investor bahwa Jatim merupakan wilayah paling aman di Indonesia,” tegas CEO Maspion Group ini.
Mendengar hal itu, Pangdam V Brawijaya sangat mengapresiasi usaha Alim Markus yang berupaya memajukan perekonomian di Jatim. Pangdam pun menegaskan jika kondisi Jatim saat ini memang kondusif.
Sementara itu, Hermawan Santoso selaku Ketua YBP menjelaskan isi paket sembako yang diterima setiap warga dhuafa.
“Semoga pemberian sembako dari para pengusaha, bermanfaat bagi warga penerima untuk menyambut lebaran,” ucap Direktur PT Susanti Megah produsen Garam Cap Kapal.
Hadir dalam kegiatan; Sugiarto Pangestu Ketua Yayasan Adi Jasa, H. A Nurawi Ketua Koordinator PMTS, Sutoto Yakobus, Siek Ming Kie, William Atmojo, Khalid Huang, Hengki Budi, dan lain lain. Info/red

Berita Lainnya
Driver Ojol Kini Bisa Beli Rumah Subsidi Tanpa DP
ETF Emas Akan Segera Hadir di Pasar Modal Indonesia
Mahasiswa Doktoral IPB Diskusi Pangan dan Manajemen di Bogasari