1 May 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Pemkot Surabaya dan Bulog Jatim Sediakan 50 Ton Beras dan 1.992 Migor

10 / 100 SEO Score
minyakita surabaya
Ida mengemas barang dagangannya di Pasar Pucang Anom kemarin (11/2). Pemkot dan Bulog Jatim menyediakan bapok untuk menekan lonjakan harga. (Jawa Pos)

Pustakalewi.com – Harga bahan pokok (bapok) di pasar Surabaya melambung seminggu terakhir. Perubahan harga itu dipicu minimnya ketersediaan barang serta kendala distribusi dari daerah penghasil. Sebagai solusinya, Pemkot Surabaya dan Bulog Jatim kembali menggelar operasi pasar (OP).

Sabtu (11/2) OP dihelat di sembilan pasar tradisional. Di antaranya, Pasar Tambahrejo, Pasar Wonokromo, Pasar Genteng, dan Pasar Balongsari. Selain itu, di Pasar Pabean, Pasar Pegirian, Pasar Pucang Anom, Pasar Kembang, dan Pasar Keputran Selatan.

Dalam kegiatan itu, Pemkot Surabaya dan Bulog Jatim menyediakan beras dan minyak murah. Bapok itu khusus dijual kepada pedagang pasar. Pendistribusiannya disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasar.

Pasar Tambahrejo, misalnya. Pasar di Simokerto itu mendapatkan pasokan 3 ton beras kualitas medium. Delapan pasar lainnya menerima jatah sebanyak 2 ton beras. Sebanyak 1.992 karton minyak curah kemasan didistribusikan secara merata.

Kepala Bidang Distribusi Perdagangan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya Devie Afrianto menyatakan, OP digelar di pasar tradisional serta di 31 kecamatan. ’’Kami menyediakan total sebanyak 50 ton beras,’’ ucapnya Sabtu (11/2).

Erwin memastikan kebutuhan beras sampai Lebaran aman. Harganya pun stabil. ’’Kami menjual 1 kilogram beras ke pedagang seharga Rp 8.300. Dan mereka (pedagang, Red) menjual ke pembeli tidak boleh lebih dari Rp 9.450/kg,’’ kata Erwin. Info/red

10 / 100 SEO Score