1 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Pemkab Kediri Berkomitmen Perkuat Sinergi Investasi untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah

61 / 100 SEO Score

Simpang Lima Gumul

Surabaya – Pemerintah Kabupaten Kediri menegaskan komitmennya mendukung upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mempercepat investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci menciptakan iklim investasi yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa saat menghadiri High Level Meeting (HLM) Forum Investasi, Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED), dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (25/6/2026).

Mengusung tema “Investasi Berkualitas, Ekonomi Tumbuh, Masyarakat Sejahtera”, forum tersebut diikuti para kepala daerah se-Jawa Timur untuk memperkuat koordinasi dalam percepatan investasi, perluasan akses keuangan, serta peningkatan pertumbuhan ekonomi di daerah.

Dalam pertemuan itu, peserta juga menyusun sejumlah rekomendasi strategis, antara lain penguatan infrastruktur, penyempurnaan regulasi usaha, hingga percepatan layanan administrasi investasi guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.

Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, mengatakan Kabupaten Kediri memiliki berbagai sektor potensial yang dapat menarik minat investor. Keberadaan Bandara Dhoho Kediri dan pembangunan jaringan jalan tol dinilai menjadi faktor pendukung yang memperkuat konektivitas sekaligus meningkatkan daya saing investasi daerah.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus memetakan kawasan-kawasan yang memiliki potensi ekonomi untuk dikembangkan secara optimal.

“Strategi yang akan kita lakukan adalah memetakan wilayah-wilayah yang memiliki potensi. Apalagi saat ini pemerintah daerah juga telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah DKI Jakarta terkait pengembangan produk pertanian,” ujarnya.

Selain sektor pertanian, Pemkab Kediri juga terus mengembangkan potensi di bidang perikanan, peternakan, industri, dan pariwisata sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi.

Dewi menambahkan, pemerintah daerah terus mendorong pelaku usaha agar berinovasi sehingga produk unggulan Kabupaten Kediri mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan percepatan investasi menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan daya saing ekonomi Jawa Timur. Hingga kini, sebanyak 37 dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur telah membentuk Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED).

Khofifah berharap berbagai program pembiayaan produktif dapat menjangkau lebih banyak pelaku usaha, termasuk UMKM, petani, nelayan, dan peternak sehingga mampu meningkatkan produktivitas sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga meluncurkan East Java Investment Forum (EJIF) sebagai wadah promosi investasi daerah. Selain itu, dilakukan penandatanganan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara DPMPTSP Provinsi Jawa Timur dengan DPMPTSP dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Melalui penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha, Pemkab Kediri berharap investasi yang masuk mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. info/red

61 / 100 SEO Score