25 January 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Merayakan Hari Pattimura dengan semangat menghidupkan semangat Pattimura dalam Jiwa Generasi Maluku 

59 / 100 SEO Score

IMG 20250521 WA0036

Surabaya – Pattimura adalah sosok pahlawan nasional yang dikenang oleh Seluruh warga Maluku dan Indonesia. Dalam sejarah Pattimura dikenal sebagai pahlawan nasional yang mempertahankan dan membela keadilan bagi warga Maluku pada tanggal 14 Mei 1817.

Benteng Duurstede pada waktu itu dihancurkan oleh Thomas Matulessy dan kawan-kawan. Secara gilang gemilang perasaan senang dan bahagia tersirat dan tersurat pada waktu itu. Namun Peranan Pattimura ini dihambat oleh pengkhianatan oleh Bangsa Belanda. Politik pemecah belah digunakan oleh Belanda digunakan dalam Meruntuhkan semangat dari Pattimura pada waktu alhasil dari penangkapan itu Pattimura di kirim ke Maluku dan dijatuhi hukuman di tiang gantungan di Ambon serta mengatakan Pattimura tua boleh mati tetapi Pattimura Muda akan muncul.

Melalui semangat Pattimura ini komunitas Perekat Persaudaraan Maluku( KPPM) mengadakan beberapa acara untuk mengenang dan mengingat semangat hari Pattimura ke 208 dengan malam Refleksi yang diadakan di tanggal 15 Mei 2025. Acara dihadiri oleh para tetua Maluku seperti Alim tualeka, Erik Tahalele dan Frans Huwae.

Ajang ini untuk memberikan petuah dan semangat tentang Pattimura kepada anak-anak muda yang akan membawa obor di ajang hari Pattimura tanggal 18 Mei 2025.

Selanjutnya, di tanggal 18 Mei perayaan Pattimura didahului dengan penyalaan obor dengan 7 pelari yang akan berlari dari kampus Ubaya tenggilis sampai dengan BK3S jalan Tenggilis menjoyo 10. Obor kemudian dibawa dan diberikan kepada salah satu tetua adat dan selanjutnya diberikan kepada Wakil gubernur AbdulahVannath atau yang mewakilinya.

IMG 20250521 WA0035

Ajang ini berlanjutnya dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan riwayat dari Pattimura dan sambutan yang disampaikan oleh Erick Tahalele S.sos dengan menghadirkan fragmen singkat yang menggugah masyarakat Ambon Surabaya baik tua dan muda.

Ajang ini dilanjutkan dengan tari-tarian dan disambut dengan musikalitas dari pemusik Ambon yang terkenal diantaranya Jimmy Titarsole, Chaken Sususepa , Louis Pattimukay and Friends dan DJ Brams yang menghibur masyarkat Maluku kota Surabaya secara dinamik dan keren buat masyarakat Maluku Surabaya.

Frans Huwae, Ketua Panitia Pattimura ke 208, dengan semangat hati Pattimura dapat memberikan semangat baru dalam perjuangan dalam penjajahan baru.

” Dengan semangat anak Pattimura Muda dapat meneladani dan belajar rajin terus untuk menggapai cita-cita luhur dari Pattimura dengan itu kita menjaga nama baik orang tua, sekaligus identitas kita sebagai orang Maluku, ” Kata Frans.

Senada dengan Frans, Prof Dr Paul Tahalele dengan perayaan hari Pattimura ini memberikan dampak positif khususnya dengan kedatangan wakil gubernur Maluku.

” Dengan semangat Pattimura yang ada ini juga dapat memberikan dampak semangat.khususnya kedatangan pak Wagub dapat memberikan semangat yang mencerahkan agar anak muda Maluku dapat maju.Belajar dengan rajin dan dengan semangat khususnya dalam menggapai revolusi teknologi 5.0 yang serba AI,” lugas prof yang sudah malang melintang dalam dunia kedokteran. Info/red

59 / 100 SEO Score