
Surabaya – Universitas 17 Agustus 1945, Surabaya mengadakan event public speaking yang diadakan di gedung Graha Wiyata lantai 9, bertopik berbicara didepan publik dengan gaya bahasa dan gaya badan yang ditunjukkan pada audiens, Selasa, 30 September 2025
Event menghadirkan narasumber Danis Kirana dengan gelar Communication Strategis dan Co-Founder DAKO Brand & Communication.
Acara yang dihadiri kepala rektor dan wakil rektor Universitas 17 Agustus 1945 dan 700 mahasiswa-mahasiswi diawali dengan nyanyian “Indonesia tanah airku” dan hymne Untag Surabaya.
Narasumber Danis Kirana membawa topik “The Art of Public Speaking : From Fear to Confidence on Stage.” Dasar publik speaking bagi pemula ialah apa kendala bagi pembicara di depan umum? Mahasiswa-mahasiswi memiliki permasalahan secara umum ialah nge-blank secara teori sehingga tidak dapat menyuarakan ke depan umum. Secara data yang dibawa oleh narasumber tentang orang di dunia yang mengalami Glossophobia( takut bicara di depan umum) dalam 77%. Publik speaking merupakan kemampuan menyampaikan pesan, ide, atau informasi di depan audiens dengan cara jelas, menarik, dan mengyakinkan. Public Speaking sangat penting dalam ide brilian, hasil riset, program Berdampak, dll.
Selain pintar berbicara dengan didepan publik, kita harus memahami orang lain dan pesan kita diterima oleh Audiens. Public Speaking memiliki rumus ialah kombinasi isi, cara penyampaiannya (delivery), koneksi dengan audiens (connection).
Teknik dalam proses publik speaking adalah scanning sebelum memulai menyampaikan. Di tengah proses tersebut harus nafas. Nafas sangat penting bagi publik speaking.
Teknik gaya penyampaian ada Impromptu Style, Mancript Style, Memorized Style, dan Extemporaneous Style. Gaya Impromptu Style adalah penyampaian secara mendadak atau tanpa persiapan. Manuscript style adalah penyampaian berpidato. Memorized Style adalah gaya penyampaian dengan hafalan script, gaya biasanya digunakan untuk MC. Extemporaneous Style adalah gaya penyampaian adalah metode berbicara di depan umum yang melibatkan penyampaian pidato dari garis besar atau catatan singkat setelah persiapan, penelitian, dan latihan yang menyeluruh.
Awal publik speaking ialah search audiens lalu menghubungkan ikatan dengan audiens Penyampaian pesan dibikin secara struktur ialah hook audiens lalu menyediakan problem lalu memberi solusi. Struktur publik speaking lainnya secara sederhana ialah buka, isi, dan tutup.
Workshop Public Speaking yang diselenggarakan oleh Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya pada 30 September 2025, sukses memberikan wawasan berharga tentang seni berbicara di depan umum. Dengan narasumber Danis Kirana, peserta belajar bagaimana mengubah ketakutan menjadi percaya diri di atas panggung. Materi yang disampaikan mencakup teknik dasar public speaking, seperti penggunaan nafas, gaya penyampaian, dan pentingnya memahami audiens.
Dengan 700 mahasiswa yang hadir, workshop ini menjadi langkah awal bagi mereka untuk meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum dan mengembangkan diri menjadi komunikator yang efektif. Acara ini diakhiri dengan harapan agar para peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Info/red/pram

Berita Lainnya
Mensos Gus Ipul Pastikan Lulusan Sekolah Rakyat Tak Menganggur
Program Petra Mengajar V Jangkau 1.000 Anak Prasejahtera di Surabaya
Rayakan Hari Bumi, Menabung Air Foundation dan Jakarta Montessori School Tanamkan Kesadaran Konservasi Air Sejak Dini