
Surabaya – Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya melaksanakan kegiatan pemberdayaan UMKM melalui program penguatan digital branding pada usaha kuliner Maklor & Cilor 99 yang berlokasi di sekitar kawasan kampus UNTAG Surabaya. Program ini merupakan bagian dari mata kuliah Komunikasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat yang bertujuan membantu pelaku UMKM meningkatkan daya saing usaha melalui strategi komunikasi yang efektif dan pemanfaatan media digital.
Salah satunya, Maklor & Cilor 99 merupakan usaha kuliner yang menawarkan jajanan favorit berupa makaroni telur (maklor) dan aci telur (cilor). Maklor & Cilor 99 merupakan UMKM kuliner yang bergerak di bidang makanan ringan dengan produk unggulan maklor dan cilor. Lokasinya sekitar Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.
Dengan cita rasa yang khas, harga terjangkau, serta lokasi yang strategis di sekitar kampus, usaha ini memiliki potensi untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Maka usaha tersebut berkomitmen menghadirkan jajanan yang lezat, higienis, dan terjangkau bagi masyarakat.
Melalui kegiatan survei dan observasi lapangan, mahasiswa menemukan bahwa salah satu tantangan yang dihadapi UMKM tersebut adalah masih terbatasnya promosi melalui media digital. Oleh karena itu, mahasiswa memberikan pendampingan berupa penguatan identitas usaha, pembuatan materi promosi digital, serta edukasi mengenai pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran.
Selain itu, mahasiswa juga memberikan masukan terkait pentingnya penggunaan foto produk yang menarik, konsistensi informasi usaha, serta strategi komunikasi yang dapat meningkatkan interaksi dengan pelanggan. Langkah tersebut diharapkan mampu membantu UMKM dalam membangun citra usaha yang lebih profesional dan mudah dikenal oleh masyarakat.
Pemilik Maklor & Cilor 99 menyambut baik program yang dilakukan mahasiswa. Menurutnya, pendampingan tersebut memberikan wawasan baru mengenai pentingnya pemasaran digital dalam mendukung perkembangan usaha di era modern. “Kami mendapatkan banyak masukan yang bermanfaat untuk memperkenalkan produk kepada lebih banyak pelanggan. Semoga usaha ini dapat terus berkembang dan dikenal masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan pemberdayaan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung perkembangan UMKM lokal sekaligus menerapkan ilmu komunikasi pembangunan secara langsung di masyarakat. Melalui kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku usaha, diharapkan UMKM dapat semakin berkembang dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital.
Penulis Gusti Arya, Alyf Jagad, Kumara Bayu, Asa Avrilia, dan Awaludin

Berita Lainnya
Acala Ring Dharma Bhinneka Tunggal Ika, Tanpa Ragu di Jalan Dharma Bhinneka Tunggal Ika
Mahasiswa Kampus Merah Putih Membangun Branding Digital UMKM Teh Kota & Anak Babi
Eksistensi Jajanan Telur Gulung di Kawasan Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya