17 October 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Lolos dari Sanksi, Jokowi Dibantu FIFA Siap Benahi Total Sepakbola Indonesia

9 / 100 SEO Score
Jokowi pidato

Surabaya – Indonesia lolos dari sanksi hukuman Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) menyusul Tragedi Kanjuruhan, baru-baru ini. Namun, dunia sepakbola nasional harus dibenahi agar makin sehat dan profesional ke depan.

Demikian disampaikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam pernyataannya terkait Pembentukan Tim Transformasi Sepak Bola Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (7/10/2022).

“Kemarin saya telah menerima surat dari FIFA, ini adalah tindak lanjut dari hasil pembicaraan saya per telepon dengan Presiden FIFA Gianni Infantino pada tanggal 3 Oktober 2022 yang lalu,” kata Jokowi.

“Berdasarkan surat tersebut, alhamdulillah sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA,” ungkapnya pula lewat tayangan di YouTube Sekretariat Presiden.

Selanjutnya FIFA bersama-sama dengan pemerintah akan membentuk Tim Transformasi Sepakbola Indonesia dan FIFA akan berkantor di Indonesia selama proses-proses tersebut.

Selain itu, akan dilakukan langkah-langkah kolaborasi antara FIFA, AFC (Konfederasi Sepakbola Asia), dan Pemerintah Indonesia dengan tujuan sebagai berikut:

Pertama, membangun standar keamanan stadion untuk stadion-stadion yang ada di negara Indonesia.

Kedua, memformulasikan standar protokol dan prosedur pengamanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian berdasarkan standar keamanan internasional.

Ketiga, bersama-sama melakukan sosialisasi dan diskusi dengan klub-klub bola di Indonesia, termasuk perwakilan suporter untuk mendapatkan saran dan masukan, serta komitmen bersama.

Yang keempat, melakukan pengaturan jadwal pertandingan yang memperhitungkan potensi-potensi risiko yang ada.

Serta yang kelima, melakukan pendampingan dari para ahli di bidangnya.

Di akhir pernyataannya, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga akan berkunjung ke Indonesia dalam waktu dekat.

“Nanti Presiden FIFA akan datang ke Indonesia pada Oktober atau November untuk berdiskusi dengan pemerintah,” ungkap Presiden.

Sebelumnya Presiden Jokowi telah memerintahkan Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan (TGIPF) untuk mengusut tuntas akar persoalan Tragedi Kanjuruhan.

“Tim Gabungan Pencari Fakta yang diharapkan nantinya tim ini bisa menyelesaikan tugasnya mencari tahu penyebab utama peristiwa 1 Oktober,” ujarnya.Menurut Jokowi, kasus Kanjuruhan tak boleh terulang. Aparat penegak hukum pun telah diperintahkan untuk menempuh jalur pidana terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa itu.

“Ini ada sanksi dari PSSI, pidana nanti ada dari Polri, audit bangunan dari Kementerian PUPR. Nanti secara keseluruhan tim pencari fakta akan mengumumkan,” ujarnya.

Tragedi Kanjuruhan Malang, Jawa Timur mengakibatkan setidaknya korban meninggal 131 orang (update terbaru) dan korban lainnya mengalami luka-luka, hingga menimbulkan dukacita mendalam baik bagi keluarga korban maupun masyarakat Indonesia.

Peristiwa ini juga menjadi keprihatinan sepakbola Indonesia dan dunia. Bahkan FIFA menggambarkannya sebagai tragedi kelam dunia sepakbola internasional hingga FIFA merasa perlu menurunkan tim khusus ke Malang untuk menyelidiki kasus ini seterang-terangnya. Info/red

9 / 100 SEO Score