7 October 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Kebun Binatang Surabaya Sudah Dibuka Lagi, Armudji: Tetap Terapkan Prokes Ketat

9 / 100 SEO Score
Screenshot 2021 10 08 07 58 11

Surabaya – Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) melakukan uji coba membuka Kebun Binatang Surabaya (KBS), pada hari Minggu (3/10/2021) lalu, tercatat sekitar 2000 pengunjung memanfaatkan akhir pekan di sana.

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji didampingi Direktur Utama (Dirut) PDTS KBS, Choirul Anwar, menelusuri rute bersepeda di KBS dan melihat kondisi sejumlah satwa.

“Alhamdulillah pada hari ini Kebun Binatang Surabaya telah buka kembali dengan kapasitas 25 persen dari kondisi normal,” kata Wawali Armuji.

Pada uji coba pertama, ikon wisata Kota Surabaya tersebut juga menyediakan tempat vaksinasi sebanyak 1000 dosis. Vaksinasi ini diperuntukkan bagi pengunjung baik warga KTP Surabaya atau luar kota.

“Kebun Binatang Surabaya juga telah menyiapkan 85 Satgas Mandiri Covid-19, sehingga nanti dapat mengingatkan warga agar terus mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Wawali Armuji juga membagikan masker kepada pengunjung. Animo masyarakat pun terbilang cukup tinggi untuk mengunjungi KBS di akhir pekan ini.

Humas PDTS KBS, Agus Supangat menjelaskan, selama uji coba ini pihaknya membatasi maksimal kuota kunjungan per harinya 5000 wisatawan. Sebagaimana diatur dalam Surat Edaran (SE) Kemenparekraf yang menerapkan pembatasan pengunjung maksimal 25 persen dari kapasitas.

“Pembatasan 25 persen dari kapasitas normal. Jadi kita sediakan 5000 kuota per harinya. Ini kita bagi sesi-sesi, kalau terlalu padat, nunggu yang lainnya keluar. Jadi kita juga lihat kondisi di dalam,” kata Agus Supangat.

Agus mengungkapkan, pada uji coba hari pertama, ada sekitar 2000 masyarakat yang berwisata ke KBS. Jumlah wisatawan ini sudah termasuk dengan pengunjung yang memanfaatkan gowes akhir pekan di KBS mulai pukul 06.00 – 10.00 WIB. Sedangkan pengunjung umum, dibuka mulai pukul 08.00 – 16.00 WIB.

“Karena hari Minggu, kita coba juga program gowes. Selama uji coba ini kita buat program-program yang berbau olahraga mengajak masyarakat untuk lebih sehat. Seperti gowes, jogging track, nanti kita juga ada tambah lagi dengan senam,” ujarnya.

Agus memastikan, bahwa setiap pengunjung yang akan memasuki area KBS, diwajibkan menginstal aplikasi PeduliLindungi dan mematuhi protokol kesehatan.

“Untuk anak-anak diberikan kesempatan masuk, tapi dengan syarat orang tuanya sudah vaksin dan wajib mengikuti protokol kesehatan, seperti pakai masker dan menjaga jarak,” katanya.

Dari hasil evaluasi hari pertama, Agus menerangkan, bahwa banyak di antara pengunjung yang sudah melakukan vaksinasi namun belum menginstal aplikasi PeduliLindungi. Makanya kemudian Satgas Covid-19 mandiri yang berjaga di depan pintu masuk membantu mereka untuk menginstal aplikasi tersebut.

“Kebanyakan tadi dia (pengunjung) sudah vaksin, tapi belum download, instal aplikasi PeduliLindungi. Sehingga tadi dibantu petugas. Jadi setelah diinstal, kemudian scan barcode, baru boleh masuk,” ungkap Agus.

Karena itu, PDTS KBS menyiagakan sedikitnya 85 Satgas Covid-19 mandiri yang disebar ke beberapa titik lokasi. Termasuk berada di pintu masuk maupun berpatroli keliling untuk mengingatkan pengunjung agar mematuhi protokol kesehatan.

“Ada 85 petugas yang disebar. Ada di depan (pintu masuk), belakang dan patroli berkeliling. Istilahnya ada Satgas Covid-19 mandiri, mereka mengingatkan prokes,” terang Agus.

Selama dilakukan uji coba, PDTS belum mengoperasikan wahana yang ada di dalam area KBS. Di antaranya, wahana tunggang gajah, wahana animal edutainment, feeding time, wahana akuarium maupun program wisata air.

“Termasuk stand penjual makanan di dalam KBS juga belum diperbolehkan buka. Jadi semua wahana dan stand-stand di dalam masih belum. Pengunjung hanya diperbolehkan masuk saja selama uji coba ini,” imbuhnya.

Meski begitu, pihaknya menyatakan akan terus melakukan evaluasi secara berkala selama pelaksanaan uji coba ini. Evaluasi juga untuk memastikan uji coba KBS berjalan aman dan lancar. Dan, yang lebih penting adalah setiap pengunjung yang datang ke KBS disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Nanti kita evaluasi setiap minggu, sambil menunggu perkembangan, mungkin aturannya nanti sewaktu-waktu bisa berubah,” pungkasnya. Info/red

9 / 100 SEO Score