
Surabaya – Ikatan Citra Alumni Taiwan (ICATI) Provinsi Jawa Timur menggelar pelatihan untuk guru bahasa Mandarin se-Jawa Timur. Pelatihan berlangsung pada tanggal 30 Juni – 02 Juli di Universitas Kristen Petra Surabaya.
Menurut Ketua ICATI Jawa Timur, Henry Chen pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan kemampuan berbahasa Mandarin bagi para guru.
“Para peserta pelatihan akan diberikan teknik pengajaran bahasa Mandarin yang kreatif dan inovatif, sehingga menarik bagi para pelajar,” jelas Henry Chen.
“Bagi peserta pelatihan akan mendapatkan berbagai manfaat. Di antaranya peserta akan mendapatkan sertifikat resmi. Di samping itu peserta juga mendapatkan teknik pengajaran bahasa Mandarin yang kreatif dan inovatif sehingga menarik bagi pelajar,” ucapnya.

Pelatihan yang diikuti 50 guru bahasa Mandarin dari berbagai daerah di Jawa Timur itu dibuka oleh Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei yang berkedudukan di Surabaya, Isaac Chiu.
Vanessa Letitia, guru SD Surabaya Montessori School yang menjadi salah satu peserta kepada Pustakalewi mengaku senang bisa ikut pelatihan yang diadakan oleh ICATI ini
Dirinya berharap agar kegiatan serupa semacam ini bisa terus diadakan agar para pengajar bahasa Mandarin di Jawa Timur bisa lebih berkembang dan bertambah ilmunya.

Salah satu pengajar Bahasa Mandarin Lu Hui Chen mengatakan dirinya bersama rekannya Lin Chieh Wen senang dan bangga bisa datang ke Surabaya dan berbagi ilmu yang dimilikinya dengan para guru bahasa Mandarin yang ada di Surabaya ini.
Selama di Surabaya saya membawakan tiga materi yang bertujuan meningkatkan kemampuan profesional para guru bahasa mandarin.
Saya berharap nantinya para guru bahasa Mandarin ini bisa mempraktekan ilmunya secara fleksibel untuk menciptakan pengajaran yang lebih menarik sehingga para siswa senang belajar bahasa Mandarin. Info/red

Berita Lainnya
Alumni UK Petra Sulap Jajanan Pasar Jadi Konten Kreatif untuk Gen Z
Alumni UK Petra Berhasil Sulap Jajanan Pasar Jadi Konten Kreatif untuk Gen Z
Mini Konser UKM Musik Tetap Djaya: Ajang Kreativitas dan Pintu Masuk Anggota Baru Diklat 2026