
Kediri – Peringatan HUT ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Balikpapan, Kalimantan Timur, menjadi panggung kehormatan bagi wastra lokal Kabupaten Kediri. Ketua Dekranasda Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito tampil memukau dengan balutan busana bermotif Gringsing—salah satu motif khas daerah setempat—lengkap dengan selendang dan tas karya tangan perajin lokal.
Dalam ajang yang dihadiri para Ketua Dekranasda dari seluruh Indonesia ini, sosok yang akrab disapa Mbak Cicha itu tak hanya hadir sebagai tamu, tapi juga pembawa identitas budaya Kabupaten Kediri.
“Menggunakan wastra lokal dalam ajang nasional seperti ini adalah bentuk nyata pelestarian dan promosi budaya kita. Tidak hanya untuk mengembangkan, tapi juga menjaga keberlangsungan budaya daerah,” ujar Mbak Cicha, Sabtu (12/7).
Di bawah kepemimpinan Bupati Hanindhito Himawan Pramana atau Mas Dhito, motif Gringsing dan Lidah Api resmi dipatenkan sebagai motif khas Kabupaten Kediri. Penggunaan motif tersebut dalam kesempatan nasional menjadi langkah strategis memperkuat branding daerah lewat karya perajin.
Mbak Cicha berharap masyarakat Kabupaten Kediri semakin mencintai produk lokal dan tidak ragu memakainya dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, rasa bangga terhadap budaya daerah dapat menjadi kekuatan ekonomi baru, khususnya bagi sektor kriya dan fashion.
“Semakin kita mengenal dan mencintai produk kita sendiri, maka peluang untuk memperluas pasar akan semakin besar. Tidak hanya dikenal di Kediri, tapi bisa menembus nasional bahkan internasional,” tuturnya. info/red

Berita Lainnya
Jungle Padel Surabaya dan UBS Gold Akan Gelar Turnamen Padel Terbesar
Ketum HIPKI Sebut Prabowo Jangan Paksakan Hilirisasi Kelapa Bulat Jika Regulasi Belum Jelas
Satgas Pangan Polrestabes Surabaya Pastikan Komoditas Strategis Stabil di Pasaran