
Surabaya – Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Hj Khusnul Khotimah SPd.I, MPd.I tidak mempersoalkan adanya himbauan ASN (Aparatur Sipil Negara) di wilayah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan bantuan Rp 100 ribu setiap bulan untuk program “Surabaya Peduli Bencana”.
Hanya saja, politisi dari PDIP ini, mengingatkan agar bantuan dari ASN itu harus transfaran dan wajib disampaikan kepada khalayak (publik). Hal ini ditegaskan Khusnul Khotimah kepada suaramandiri.com, Rabu (11/08/2021), untuk menanggapi pemberitaan yang ditayang di media ini edisi Selasa (10/08/2021).
Baca Juga: “Surabaya Peduli Bencana” ASN RSUD Soewandhie Dihimbau Sumbang Rp 100 Ribu Per Bulan
Pemkot Surabaya, sebelum ini, melalui RSUD dr Muhammad Soewandhie membuat Surat Edaran yang isinya menghimbau ASN di wilayah kerjanya untuk memberikan bantuan Rp 100 ribu setiap bulannya. Bantua ini dalam rangka pencegahan dan penanganan penyebaran virus COVID-19 di Kota Surabaya.
Langkah tersebut, menurut Khusnul, sama dengan bersedekah. “Dilakukan secara gotong royong dan sukarela tanpa paksaan,” ujarnya.
Namun, ia mengingatkan agar bantuan dari ASN itu harus jelas pencatatannya dan wajib disampaikan kepada publik atau masyarakat. “Bantuan dari ASN itu wajib untuk transparansi,” imbuhnya.
Supaya menghindari penyalahgunaan dana bantuan, Khusnul menyarankan akuntabilitas (pertanggung jawaban) secara tertulis dari penangungjawab pengumpul dan pengelola dana bantuan ASN Pemkot Surabaya itu. Selanjutnya, Pemkot Surabaya harus melaporkan seluruh bantuan yang diterima dan dipergunakan untuk apa.
Sebelumnya, awak media ini mengkonfirmasi perihat tersebut kepada Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara, Selasa (10/08/2021). Febri, sapaan karibnya, membenarkan ASN Pemkot Surabaya dihimbau untuk memberikan sumbangan Rp 100 ribu setiap bulannya.
Febri, menjelaskan Pemkot Surabaya terus berusaha mencari sumber dana untuk penanganan pandemi COVID-19. “Gaji ASN tidak terpengaruh pandemi COVID-19. Semoga ini menjadi contoh agar masyarakat yang sekiranya memiliki kelebihan rezeki untuk bisa berbagi,” harapnya.
Febri menambahkan sumbangan tersebut bersifat sukarela dan tidak memaksa. Nantinya sumbangan dari para ASN di Pemkot Surabaya kata Febri akan dibelanjakan sembako dan disalurkan kepada masyarakat Surabaya yang membutuhkan.
Ditanya berapa dana sumbangan dari ASN di Pemkot Surabaya yang sudah terkumpul dan siapa yang bertugas mengelola, Febri mengaku belum monitor. info/red

Berita Lainnya
Ascott Waterplace Surabaya Rayakan International Women’s Day Lewat Tropical Flower Arrangement Workshop
BRI Region 12 Surabaya Berbagi Paket Sembako ke Masyarakat Sekitar
Premier Place Hotel Ajak Lansia Griya Wreda Berbuka Bersama