
Surabaya – Dalam rangka memperingati Nuzulul Quran, DPD PDI Perjuangan Jatim melalui Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) menggelar acara keagamaan yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan para janda. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga wujud nyata kepedulian partai terhadap masyarakat kecil yang selama ini menjadi basis perjuangannya.
Sejak sore, ratusan anak yatim dan ibu tunggal telah memenuhi area kegiatan. Acara diawali dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Quran yang menggema dengan penuh syahdu, menciptakan suasana spiritual yang mendalam. Tidak hanya sekadar seremoni, kegiatan ini juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh kader PDI Perjuangan agar tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keadilan sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim, Sri Untari Bisowarno, menegaskan bahwa gelaran acara ini adalah bentuk syukur dan komitmen partai dalam memperhatikan nasib wong cilik. Bagi PDI Perjuangan, perjuangan politik tidak hanya berhenti pada perolehan kursi di parlemen, tetapi juga harus diwujudkan dalam aksi nyata bagi masyarakat.
“Itu yang menjadi arahan bagi kami setiap tahun untuk dilaksanakan. Bukan sekadar seremoni, tetapi juga bentuk bakti kepada rakyat kecil, agar PDI Perjuangan tetap dekat dan dicintai masyarakat,” ujar Untari.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan partai tidak terlepas dari dukungan rakyat kecil. Oleh sebab itu, sebagai partai yang mengusung semangat marhaenisme, PDI Perjuangan senantiasa menjadikan kepedulian sosial sebagai bagian dari perjuangannya.
“Sebagai partainya wong cilik, dengan 21 kursi di DPRD Provinsi dan 308 kursi di DPRD kabupaten/kota, sudah sepatutnya kami terus mengingat mereka yang membutuhkan. Berbagi rezeki adalah bagian dari perjuangan kami untuk memastikan kesejahteraan rakyat,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Untari mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa mendoakan perjuangan PDI Perjuangan agar tetap diberkahi dalam memperjuangkan hak-hak rakyat.
“Terimalah sedekah dari kami, ini adalah tugas kemanusiaan yang diberikan Allah kepada kami. Kami mohon doa agar tetap diberikan petunjuk dan keberkahan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat,” tuturnya dengan penuh harap.
Senada dengan Untari, Ketua Bamusi Jatim, Marhaen Djumadi, menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Quran bukan hanya sebagai ajang keagamaan, tetapi juga momentum untuk terus berbagi dan membumikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
“Ini bukan hanya sekadar peringatan, tetapi juga bagian dari komitmen kami dalam menebarkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial. Alhamdulillah, sejak H+2 Ramadan 1446 Hijriah, kami telah membagikan 500 paket buka puasa setiap hari, yang dibarengi dengan tadarus dan tarawih bersama di kantor DPD PDI Perjuangan Jatim,” ujarnya.
Marhaen juga mengapresiasi dukungan penuh dari Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Said Abdullah, yang selalu hadir dan mendukung kegiatan sosial seperti ini. Baginya, acara ini adalah bagian dari ikhtiar untuk menjadikan Ramadan sebagai bulan penuh berkah, bukan hanya bagi kader partai, tetapi juga bagi masyarakat luas.
“Terima kasih kepada Buya Said Abdullah yang selalu memberikan dukungan luar biasa untuk acara seperti ini. Harapannya, dengan suasana Ramadan ini, kita semua mendapatkan keberkahan dan semakin mempererat ikatan sosial di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya acara ini, PDI Perjuangan Jatim kembali menegaskan posisinya sebagai partai yang dekat dengan rakyat. Bagi mereka, politik bukan hanya soal kekuasaan, tetapi juga pengabdian dan kepedulian terhadap sesama. Semangat berbagi dan gotong royong yang ditunjukkan dalam acara ini menjadi bukti bahwa perjuangan politik yang sejati harus selalu berakar pada kepentingan masyarakat kecil. info/red

Berita Lainnya
Dorong Gaya Hidup Sehat, Indah Kurnia Ingatkan Bahaya Penyakit Tidak Menular
Hadiri Peringatan Hari Raya Nyepi, Bupati Kediri Mas Dhito: Toleransi Umat Beragama Tumbuh Subur di Kabupaten Kediri
Warganya Diduga Keracunan Program MBG, Bupati Kediri Suspend SPPG Tugurejo