
Surabaya,pustakalewi.com – Pertahanan dan Keamanan suatu negara selayaknya masuk dalam pemikiran dan tanggung jawab semua warganya. Komponen pertahanan keamanan tak hanya melibatkan tentara namun juga masyarakat secara luas. Karena di masa perang semua komponen masyarakat mau tidak mau akan terlibat atau dilibatkan. Dosen Universitas Narotama Surabaya, Dr. Aryo Nugroho, ST. S.Kom. MT, terpanggil sebagai warga negara untuk berkontribusi pada sektor ini.
“Dalam waktu yang terbatas, saya membentuk tim kecil beranggotakan dua orang yang merupakan alumni dari Fakultas Ilmu Komputer Universitas Narotama, yaitu Heru Purnomo, S.Kom dan Kapten Marinir Yopi Arianes, S.Kom, untuk membuat aplikasi yang membantu visualisasi latihan tempur di pasukan marinir,” jelasnya.
Analisis permasalahan dilakukan dan dikerjakan melalui riset skala kecil di pasukan marinir. “Aplikasi ini akan membantu pada saat latihan tempur menggunakan senjata Meriam Howitzer 105 yang dipakai di Resimen Artileri 2 Marinir. Penggunaannya pun terbukti sangat membantu visualisasi pasukan yang menggunakan senjata Meriam howitzer 105,” lanjut Aryo.
Aplikasi tersebut bekerja menggunakan prinsip simulasi permainan atau yang lebih dikenal dengan serious game. “Melalui aplikasi ini, perhitungan koordinat dan jarak tembakan dapat ditentukan. Selanjutnya visualisasi penembakan dapat disimulasikan untuk mendukung dan memudahkan saat operasi latihan tempur,” ujarnya.
Riset kecil ini mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Komandan Resimen Artileri 2 Marinir Kolonel Marinir Aris Budiadi, S.Pi.,M.M yang diserahkan pada 23 September 2021 di Bumi Marinir Karangpilang, bersamaan dengan upacara penutupan lomba menembak antar batalyon di resimen tersebut.

Berita Lainnya
Alumni UK Petra Berhasil Sulap Jajanan Pasar Jadi Konten Kreatif untuk Gen Z
Mini Konser UKM Musik Tetap Djaya: Ajang Kreativitas dan Pintu Masuk Anggota Baru Diklat 2026
Bogasari Ajak Ratusan Siswa SMKN 3 Kediri Belajar Buat Roti