18 July 2024

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Dirjen Bimas Kristen Minta Jajarannya Akselerasi Program Prioritas Kemenag

Surabaya – Ditjen Bimas Kristen gelar Kegiatan Evaluasi Renstra Ditjen Bimas Kristen tahun 2020-2024. Kegiatan selama 4 (empat) hari ini dibuka secara resmi oleh Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Ditjen Bimas Kristen Johni Tilaar, Direktur Urusan Agama Kristen Amsal Yowei, Direktur Pendidikan Kristen Sudirman Simanihuruk, para Rektor/Kepala Biro dan Perencana pada Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Negeri (PTKKN), para Kepala Bidang/Pembimas Kristen dan Perencana pada Kanwil Kemenag se-Indonesia, Pejabat Eselon III/Pejabat Fungsional Madya/Muda dan Pelaksana pada Ditjen Bimas Kristen Pusat, di Bogor, Jawa Barat, Rabu, (27/09/2023).

Dalam sambutanya Dirjen mengatakan pelaksanaan program Renstra 2020-2024 sudah berada di tahun ke tiga, maka perlu dilakukan evaluasi terkait capaian program dan kegiatannya.

“Renstra 2020-2024 tinggal 1 tahun, maka kita perlu mengevaluasi kembali Renstra yang berkaitan dengan layanan Ditjen Bimas Kristen, baik pusat dan daerah termasuk Perguruan Tinggi. Program yang belum maksimal kita evaluasi dalam penyusunan Renstra 2025,” terang Dirjen.

Dirjen menjelaskan lagi, serapan anggaran Ditjen Bimas Kristen sampai triwulan kedua adalah 56,69% dan PTKKN berada di 21 besar serapan tertinggi.

“Ukuran capaian kinerja bukan saja ditentukan oleh angka serapan anggaran tapi program dan kegiatan yang manfaatnya langsung berdampak pada umat yang dilayani, sebagai mana tema reformasi birokrasi, Reformasi Birokrasi Berdampak,” jelas Dirjen.

Lebih lanjut dikatakan, Bimas Kristen dan jajarannya perlu melihat dan memperhatikan indikator pada sasaran strategis Kemeterian Agama dan sasaran program prioritas Ditjen Bimas Kristen yang diterjemahkan dalam program kegiatan.

Dalam berbagi kesempatan, Kata Dirjen, Menag meminta kita untuk melakukan akselerasi program prioritas Kementerian Agama.

“Saya minta kita tindak lanjut arahan Menag. Senua program dan kegiatan harus mengacu pada Program Strategis Nasional, Program Strategis Kemenag yang diturunkan menjadi Program Strategis Ditjen Bimas Kristen, 3 diantaranya adalah Penguatan Moderasi Beragama, Digitalisasi Layanan, dan Christian Cyber university,” pinta Dirjen.

Program Penguatan Moderasi Beragama, lanjut Dirjen, harus dimasukkan dalam program Ditjen Bimas Kristen pusat dan daerah.

Terkait layanan digital, Ditjen mengatakan Menag mendapat penghargaan dari detik.com sebagai tokoh transformasi digital.

“Kita perlu terus bergerak agar layanan tidak lagi dilakukan secara manual, misalnya data guru agama, saya minta migrasi data Dapodik ke Emis di kejar dan dituntaskan,” tegas Ditjen.

Masalah layanan publik, Dirjen meminta jajarannya cepat tanggap.

“Apa saja laporan yang masuk harus segera ditindaklanjuti, masalah di daerah tidak harus pusat yang tangani, Kabid/Pembimas di daerah itu sendiri harus mampu mengatasi masalah-masalah yang terjadi,” tambah Ditjen.

Memasuki tahun politik Dirjen minta jajarannya untuk tidak terlibat politik praktis. “Pak Menteri menyampaikan agar jajaran jangan perpolitik, jaga netralitas dan fokus mengurus umat,” pungkas Ditjen. info/red