17 May 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Bulan Imunisai Anak Nasional, Jawa Timur Sukses Pastikan Lebih dari 2 Juta Anak Dapat Imunisasi

10 / 100 SEO Score
IMG 20220913 WA0058

Surabaya,pustakalewi com– Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah memastikan 2.282.949 Anak mendapatkan Imunisasi tambahan Campak Rubella selama Bulan Imunisasi Anak Nasonal (BIAN).

“Keberhasilan mencapai angka cakupan lebih dari 97% dari jumlah sasaran anak usia 09 – 59 bulan, tidak terlepas dari dukungan semua pihak, upaya para tenaga kesehatan, para kader untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi yang mereka perlukan,” ungkap Kepala Dinkes Prov Jatim, Dr. Erwin Ashta Triyono, dr., Sp.PD., KPTI., FINASIM.

Keberhasilan ini merupakan kontribusi Jawa Timur terhadap upaya eliminasi Campak Rubella pada tahun 2023 di seluruh dunia.

Ia juga menyampaikan dari jumlah 971 puskesmas di Jawa Timur, lebih dari 800 Puskesmas berhasil mencapai target minimal 95% anak mendapatkan imunisasi tambahan campak Rubella maupun imunisasi penting lainnya selama periode Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahap II yang sudah dimulai sejak awal Agustus 2022.

Dra. Restu Novi Widiani MM, Kepala Dinas P3AK Provinsi juga menyampaikan bahwa, “Dengan melengkapi imunisasinya, anak mendapatkan hak mereka untuk tumbuh dan berkembang secara sehat. Kita ingin mewujudkan masa depan dimana anak terlindungi, Indonesia Maju, pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat”.

Imunisasi merupakan intervensi kesehatan yang paling sederhana dan efektif serta telah terbukti memberikan banyak manfaat kepada anak-anak. “Sejak awal tahun, UNICEF sudah menyuarakan bahwa penurunan cakupan imunisasi rutin dan lengkap di Indonesia akan menyebabkan jutaan anak berada dalam ancaman kesehatan yang sangat genting,” ujar Kepala Kantor UNICEF untuk Wilayah Jawa, Tubagus Arie Rukmantara.

“UNICEF menyampaikan apreasiasi setinggi-tingginya dan salut serta bangga atas keberhasilan Pemprov Jawa Timur dan masyarakat di 38 kabupaten-kota mengejar target BIAN. Ini capaian sangat penting, Jatim bekerja tanpa lelah, bersama-sama menjangkau semua anak, tanpa kecuali, agar Jatim bangkit dari pandemi dengan anak-anak yang lebih sehat yang kelak menjadi orang-orang hebat.”

Meskipun mengalami penurunan cakupan imunisasi signifikan selama masa pandemi, bahkan berdasarkan data global yang di publikasikan oleh WHO dan UNICEF mengungkapkan penurunan yang terbesar pada vaksinasi anak-anak dalam waktu sekitar 30 tahun.

Secara global, vaksin menyelamatkan lebih dari lima nyawa setiap menit – mencegah hingga tiga juta kematian per tahun, menjadikan vaksin sebagai salah satu kemajuan paling signifikan dalam kesehatan dan pembangunan global.

Anak-anak yang divaksinasi tidak hanya lebih sehat – mereka berprestasi lebih baik di sekolah, menghasilkan manfaat ekonomi yang mempengaruhi seluruh masyarakat. Info/red

10 / 100 SEO Score