
Surabaya – Kantor Perwakilan (KP) Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Timur sukses menggelar acara Penghargaan Kompetisi Galeri Investasi Jawa Timur 2025 sekaligus Peresmian Galeri Investasi Baru di Auditorium KP BEI Jawa Timur.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada GI BEI di Jawa Timur yang telah berkontribusi dalam mengembangkan literasi dan inklusi pasar modal di Indonesia. Mengusung tema “Ride the Wave of Excellence” , kompetisi ini mencerminkan semangat untuk terus bergerak maju, beradaptasi dengan perubahan, dan mencapai keunggulan dalam pendidikan serta pelayanan pasar modal.
Kepala Wilayah Jawa Timur BEI, Cita Mellisa, menegaskan bahwa GI BEI merupakan ujung tombak edukasi pasar modal di daerah.
“Melalui Galeri Investasi, kami ingin memastikan bahwa literasi keuangan tidak hanya menjadi wacana, tetapi menjadi budaya di kalangan akademisi dan masyarakat,” ujarnya.
Penghargaan ini diberikan kepada GI BEI yang menunjukkan kinerja terbaik sepanjang tahun 2025, baik dari sisi edukasi, inovasi, maupun kolaborasi.
Dikesempatan yang sama, Asep Hikayat, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2 Kantor OJK Provinsi Jawa Timur, memberikan apresiasi atas peran GI BEI dalam meningkatkan literasi keuangan.
“OJK mendukung penuh inisiatif BEI melalui Galeri Investasi yang hadir di berbagai perguruan tinggi. Literasi keuangan adalah fondasi penting untuk menciptakan masyarakat yang cerdas dalam mengelola keuangan dan investasi. Kami berharap keberadaan Galeri Investasi tidak hanya menjadi sarana edukasi, tetapi juga mendorong inklusi keuangan yang lebih luas, sehingga masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pasar modal secara sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain pemberian penghargaan, acara ini juga menandai peresmian delapan GI BEI baru yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di Jawa Timur, yaitu: STIA & Manajemen Kepelabuhan Barunawati Surabaya, Universitas Al-Amien Prenduan, Fakultas Agama Islam Universitas Islam Lamongan, Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah, Universitas Madura, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya dan Universitas Nurul Jadid.
Kehadiran delapan GI BEI baru ini diharapkan semakin memperluas jangkauan edukasi pasar modal, khususnya di kalangan pelajar dan sekitar masyarakat kampus.
Di pasar modal dunia, banteng ( bull ) menjadi simbol kekuatan dan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi. Istilah bull market menggambarkan kondisi ketika harga saham cenderung naik dan kepercayaan investor meningkat.
Semangat positif inilah yang juga tercermin dalam keberadaan Galeri Investasi BEI, yang berperan sebagai perpanjangan tangan BEI untuk mendekatkan pasar modal kepada masyarakat. Melalui kompetisi dan peresmian ini, BEI Jawa Timur berharap dapat mendorong semangat inovasi dan kolaborasi berkelanjutan, sehingga literasi keuangan semakin mengakar dan mendukung pertumbuhan pasar modal Indonesia. info/red

Berita Lainnya
Telkom Solution Hadirkan Ekosistem Solusi Digital Komprehensif Berbasis AI
Pemerintah Akan Larang Ekspor Kelapa Bulat, Asep Jembar: Semoga Tidak Sekedar Wacana
Telkom Tegaskan Peran Strategis dalam Menghadirkan Kedaulatan Digital yang Berkelanjutan bagi Indonesia