
Magelang – Guna menjaga stabilitas rupiah, Bank Indonesia (BI) meluncurkan instrumen moneter baru (SVBI dan SUVBI) dalam valuta asing (USD) dengan tenor 1-12 bulan.
Hal ini disampaikan secara daring oleh Muh. Sahirul Alim, dari Departemen Pengelolaan Moneter BI didalam kegiatan capacity building & bincang bareng media yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan BI Jawa Timur di Magelang, Rabu (15/11/2023).
Muh. Sahirul Alim menjelaskan bahwa SVBI dan SUVBI adalah instrumen OM Valas yang pro-market. Tujuannya adalah meningkatkan pasokan dan permintaan valas, mendukung pasar keuangan yang lebih dalam, menarik aliran modal, dan menopang stabilitas nilai tukar.
SVBI dan SUVBI adalah instrumen atraktif yang ditunjang oleh momentum dan timing yang sesuai dengan kondisi pasar saat ini,” terang Muh. Sahirul Alim.
Menurut Sahirul, SVBI dan SUVBI adalah instrumen OM jangka pendek yang menarik seiring fenomena cash is the king dan keterbatasan instrumen jangka pendek dengan kualitas dalam valas.
“Dalam situasi pasar tersebut, SVBI dan SUVBI membantu memperluas investasi jangka pendek dalam valas,” ujarnya.
SVBI dan SUVBI merupakan instrumen OM Valas yang diterbitkan oleh BI. Sejalan dengan hal tersebut, SVBI dan SUVBI tergolong sebagai instrument high guality asset. (dengan tingkat ATMR=0%).
Sahirul menjelaskan bahwa setelmen SVBI dan SUVBI lebih efisien dan cepat dengan valuta T-2, tanpa idle fund dan menggunakan bank koresponden untuk real-time settlement.
Dengan setelmen yang lebih efisien dan didukung oleh fitur real-time settlement, menjadikan kedua instrument tersebut lebih pro-market.
Lelang SVBI pertama pada minggu III November (21 November 2023), sementara SUVBI pada minggu IV November.
Lelang SVBI akan menggunakan metode VRT, sementara lelang SUVBI menggunakan metode FRT, dengan mengacu pada rate instrumen operasi moneter konvensional yang sama. Info/red

Berita Lainnya
Pemkab Kediri Ajak Pertamina dan PLN jaga pengairan lahan pertanian
Driver Ojol Akan Berstatus Pengusaha Mikro, Berhak Nikmati Bebas Pajak hingga Beragam Insentif
Driver Ojol Kini Bisa Beli Rumah Subsidi Tanpa DP