
Surabaya – Turnamen rutin untuk pembinaan usia muda yang diikuti berbagai provinsi di Tanah Air, Soekarno Cup 2026, bakal digelar di Surabaya pada Juli 2026 mendatang. Juara bertahan Soekarno Cup, Banteng Jatim FC U-17, terus mempersiapkan diri, termasuk menggelar seleksi terbuka di Surabaya, Minggu (29/3/2026).
Digelar di Stadion Gelora 10 Nopember, seleksi Banteng Jatim FC berlangsung meriah. Sebanyak 716 pemain muda ambil bagian dalam proses penjaringan talenta tersebut.
Stadion Gelora 10 Nopember bukan sekadar lokasi seleksi. Stadion ini dikenal sebagai salah satu stadion legendaris di Surabaya yang menyimpan banyak sejarah sepak bola di Kota Pahlawan. Sejak pagi hari, para peserta dari berbagai daerah telah memadati stadion. Mereka mengikuti serangkaian tes teknik, fisik, hingga game situasional yang dipantau langsung oleh tim pelatih dan pencari bakat.
Selain di Surabaya, Banteng Jatim FC yang dibina DPD PDI Perjuangan Jatim telah menggelar seleksi di Blitar dengan 300 peserta, Malang 250 peserta, Banyuwangi 216 peserta, dan Bangkalan 126 peserta.
Wali Kota Surabaya yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bidang Pemuda dan Olahraga, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa seleksi ini bukan sekadar mencari pemain terbaik, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang. Soekarno Cup merupakan ruang strategis untuk menjaring dan membentuk karakter pesepak bola muda yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki mental bertanding dan disiplin tinggi.
“Sepak bola hari ini tidak bisa instan. Kita butuh proses pembinaan yang serius dan berkelanjutan. Lewat seleksi ini, kita ingin menemukan talenta terbaik Jawa Timur yang nantinya bisa berkembang dan bersaing di level nasional,” ujar Eri.
Eri menilai geliat sepak bola nasional saat ini menjadi momentum penting. Penampilan impresif pemain muda Indonesia menjadi bukti bahwa regenerasi sepak bola Indonesia berjalan ke arah yang positif. Hal ini sekaligus menjadi motivasi bagi para peserta seleksi untuk terus meningkatkan kualitas diri.
“Ketika kita melihat pemain-pemain muda Indonesia sudah berani tampil dan bersaing, itu harus jadi energi bagi adik-adik peserta seleksi Soekarno Cup. Mereka harus percaya bahwa dari proses seperti ini, peluang ke level lebih tinggi itu terbuka,” tambahnya.
Sementara itu, Manajer tim Banteng Jatim U-17 yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Daniel Rohi, mengatakan pemilihan Stadion Gelora 10 Nopember memiliki makna tersendiri dalam proses seleksi.
“Stadion ini punya sejarah panjang dalam sepak bola. Kami ingin anak-anak yang ikut seleksi merasakan atmosfer itu sekaligus termotivasi untuk tampil maksimal,” ujar Daniel.
Ia menegaskan, seluruh peserta akan melalui proses seleksi yang ketat untuk mendapatkan pemain terbaik yang siap bersaing di level nasional.
“Kami tidak hanya melihat kemampuan teknik, tapi juga mental, disiplin, dan semangat bertanding. Dari sini akan kami pilih pemain yang benar-benar siap masuk tim,” katanya.
Soekarno Cup sendiri merupakan turnamen sepak bola usia muda yang menjadi ajang pembinaan dan kompetisi bagi talenta dari berbagai daerah di Indonesia. Tahun ini merupakan penyelenggaraan ketiga, setelah edisi sebelumnya digelar di Jakarta dan Bali. Pada edisi 2025 di Bali, Jawa Timur menjadi juara usai mengalahkan tuan rumah Banteng Bali di partai final.
“Dengan persiapan yang matang, seleksi keliling Jawa Timur, kami ingin membentuk tim yang kuat dan solid. InsyaAllah bisa mempertahankan tradisi prestasi bagi Jawa Timur,” imbuh Eri Irawan, asisten manajer Banteng Jatim FC U-17. info/red

Berita Lainnya
Nonton Piala Dunia 2026 Babak 32 BesarvLewat HP dengan MAXStream TV dari Telkomsel
Piala Dunia 2026: Inggris, Belgia dan Amerika Serikat Susul ke 16 Besar
Piala Dunia 2026: 7 Negara Angkat Koper, 13 Tim Lolos