4 August 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

PIKI Jatim Sangat Kehilangan Tokoh Panutan, Prof. Dr. J.E. Sahetapy, SH, MA

9 / 100 SEO Score
PIKI Melayat

Surabaya,pustakalewi.com – DPD PIKI (Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia) Provinsi Jawa Timur sangat kehilangan atas berpulangnya Prof Dr. J.E. Sahetapy, SH MA. Almarhum meninggalkan seorang istri dan empat anak pada usia 89 tahun, hari ini, Selasa, 21 September 2021. Kepergian tokoh ahli hukum yang sangat dikenal dengan gerakannya untuk penghapusan hukuman mati sejak awal 1980an itu sangatlah memukul perasaan para pengurus PIKI Jawa Timur.

“Kami sangat kehilangan atas berpulangnya Prof Sahetapy, pendiri PIKI Jawa Timur. Beliau adalah salah satu putra terbaik Indonesia yang telah menyumbangkan hidupnya bagi kemajuan bangsa dan negara,” demikian kata Dr. Daniel Rohi, Ketua DPD PIKI Jawa Timur. Menurut Daniel, almarhum adalah sosok ilmuan sejati, pendidik berdedikasi dan politisi yang berhati nurani. Pengabdian almarhum di sektor pendidikan tinggi sungguh luar biasa. Memulai perintisan Universitas Kristen Petra hingga kemudian menjadi sebuah perguruan tinggi yang dihargai dunia. Beliau mematrikan pemikiran-pemikiran Kristen yang nasionalis dengan menjaga kualitas terbaik di lembaga pendidikan tersebut, demikian menurut Daniel yang juga Dosen Teknik Elektro di UK Petra.

Sementara itu Dr. Saut Gurning, Ketua Dewan Pakar PIKI Jawa Timur di sela-sela kepadatan acaranya sebagai tenaga akademik di ITS mengungkapkan, “Sungguh kami merasa berduka dan kehilangan atas sosok teladan seorang ilmuwan berintegritas, almarhum Prof JE Sahetapy.”

Menurut Saut, almarhum tidak hanya guru besar ilmu hukum yang membanggakan, namun juga guru bangsa yang hadir dengan tegas, rasional dan setia mengingatkan bangsa atas pergumulan mengelola tantangan pluralisme, persoalan birokrasi hukum serta budaya koruptif pelayanan publik kita.

Pendek kata, Prof Sahetapy tidak hanya menjadi seorang tokoh Maluku dan seorang Kristen yang taat, namun juga nasionalis sejati yang rindu membawa bangsa ini semakin bersatu dan bersih sebagai modal utama kemajuan Indonesia di masa milenial. Saut mengajak segenap generasi muda untuk meneladani kegigihan beliau mendefinisikan ulang status kewarganegaraan Indonesia tanpa memandang suku, agama, dan ras. Bagi Saut, komitmen Prof Sahetapy ini sungguh menjadi legasi almarhum bagi bangsa Indonesia.

Saut berharap, di Jawa Timur bisa segera akan tumbuh dan lahir para nasionalis muda sejati yang terinsipirasi dengan kegigihan dan perjuangan almarhum. “Selamat jalan guru kami, beristirahatlah di keabadiaan bersama Sang Khalik yang Penuh Kasih. Amin”, demikian Dr Saut Gurning mengirim kepergian Prof Sahetapy yang adalah mantan anggota DPR RI periode 1999-2004 dari Fraksi PDI Perjuangan. Info/red

9 / 100 SEO Score