
Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terus memantau kegiatan vaksinasi, kali ini digelar di SMA 21, tempatnya bersekolah dulu (1/8). Ia menceritakan, dulu ketika pertama kali masuk SMAN 21, lapangan sekolah masih berupa pasir.
Sekarang, lapangan sudah diperbaiki dan bisa digunakan untuk berbagai aktifitas olahraga. “Dulu zaman saya ini (lapangan) masih pasir, ini sudah bagus, bisa main basket sekarang,” kenangnya.
Cak Eri pun bertemu Bu Yayuk Guru Kimia. “Alhamdulillah Bu Yayuk mengingatkan saya sebagai siswa yang rajin. Selalu mengerjakan PR. Yang Bu Yayuk nggak tahu, kadang saya kalau ada PR berangkat pagi-pagi dari rumah biar bisa mengerjakan di sekolah,” ungkap Cak Eri.
“Kedatangan saya ke SMA 21 hari ini untuk program vaksinasi bersama Pemprov Jatim yang kini mulai menyasar pelajar SMA. Kunjungan ke sekolah yang telah mendidik saya ini mengingatkan saya pada momen-momen indah bersama teman teman sekolah,” imbuhnya.
Lebih lanjut Cak Eri menceritakan perihal angka 21 baginya. “Saya punya sejarah Bu dengan kalimat 21. Karena saya SMP nya 21, SMA Negeri 21, pertamakali bekerja umur 21, diterima pegawai negeri tahun 2001, punya rumah no 21, saya dilantik wali kota tahun 2021. Jadi, Angka 21 itu penuh dengan hikmat dan memiliki banyak arti buat saya,”ungkap Cak Eri.
Wali Kota Eri memaparkan, berdasarkan data yang dimiliki Pemkot Surabaya, baru sekitar 26 persen pelajar yang sudah divaksin dosis pertama atau sekitar 70.000-an dari total sekitar 270.000-an pelajar di Kota Surabaya.
“Targetnya semoga bulan depan bisa 100 persen. Tapi kalau saya berharap akhir bulan sudah bisa 100 persen. Semoga vaksinnya juga terus datang sehingga kita bisa segera melakukan vaksinasi lagi,” paparnya.
Kepala SMAN 21 Surabaya Endang Binarti S.Pd, M.M.Pd mengatakan, vaksinasi dosis pertama untuk pelajar adalah kerjasama antara Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya. Adapun vaksin yang digunakan adalah Sinovac.
“Alhamdulillah, Pak Eri itu alumni SMAN 21 Surabaya. Sehingga beliau berkenan hadir hari ini. Untuk vaksinnya difasilitasi oleh Pemprov, tenaga kesehatannya oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya,” kata Endang dan menyampaikan terimakasih atas kehadiran Wali Kota Eri dalam giat vaksinasi tersebut.
Pelaksanaan vaksinasi diikuti 761 pelajar dan diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Peserta vaksinasi sudah diberitahu terkait jadwal vaksinasi melalui aplikasi pesan singkat.
“Mereka datang sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Sehingga, tidak menimbulkan kerumunan. Sebagian pelajar sudah ikut vaksin di luar. Bapak Ibu gurunya juga sudah divaksin dosis pertama dan kedua. Insya Allah semuanya hari ini sudah tervaksin,” jelasnya.
Endang berharap, dengan tervaksinnya seluruh siswa maka pelaksanaan PTM dapat berlangsung dengan lancar dan nyaman. Baik guru dan murid juga merasa aman karena keduanya sudah divaksin.
“Sarana dan prasarana sudah kita siapkan jauh-jauh hari. Mudah-mudahan PTM nanti berjalan dengan lancar,” harapnya.
Sementara itu Dita yang merupakan pelajar kelas 11 SMAN 21 Surabaya mengatakan, proses vaksinasi berjalan dengan cepat dan sesuai dengan prokes. Dimulai dari proses administrasi hingga disuntik vaksin tidak membutuhkan waktu lama.
“Pertamanya waktu masukin obatnya itu agak sedikit sakit, tapi setelah itu tidak ada kendala apa-apa. Ayo teman-teman ikut vaksin agar cita-cita kita masuk sekolah bisa tercapai,” pungkasnya. info/red

Berita Lainnya
Mengenal Lebih Dekat Yayasan Panti Asuhan Sejahtera (YPAS) House of Hope
Kebakaran Makin Meluas, Wisata Bromo Ditutup Total
TelkomGroup Tanam 20 Ribu Mangrove, Menumbuhkan Ketahanan Ekosistem Pesisir