31 August 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

BI Jatim Gelar Rupiah Java Run 2026 Libatkan 3.000 Pelari

61 / 100 SEO Score

20260831 93850 11

Surabaya – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur memanfaatkan tren olahraga lari untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, sport tourism, sekaligus memperluas edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah serta QRIS.

Upaya tersebut dilakukan melalui penyelenggaraan Rupiah Java Run 2026 (RJR 2026) yang berlangsung di kawasan Tugu Pahlawan, Surabaya, Minggu (30/8/2026). Ajang lari yang digelar untuk kedua kalinya ini diikuti sekitar 3.000 peserta.

Kepala Perwakilan BI Jawa Timur Ibrahim mengatakan, kegiatan tersebut menjadi salah satu cara memperluas edukasi mengenai Rupiah, terutama kepada generasi muda yang semakin dekat dengan olahraga dan gaya hidup sehat.

“Ini merupakan bagian dari upaya Bank Indonesia untuk memperluas jangkauan edukasi Rupiah kepada masyarakat, khususnya generasi muda, sejalan dengan meningkatnya minat terhadap gaya hidup sehat dan olahraga lari,” kata Ibrahim dalam sambutannya.

Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi BI Jawa Timur dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

RJR 2026 tidak hanya menghadirkan lomba lari dengan kategori 5 kilometer dan 10 kilometer. Kegiatan ini juga menggabungkan edukasi Rupiah dan QRIS dengan promosi pariwisata serta pemberdayaan UMKM.

Rute lomba membawa peserta melewati sejumlah kawasan bersejarah dan ikonik di Surabaya, di antaranya Tugu Pahlawan, Kota Lama Surabaya, De Javasche Bank, hingga kawasan Kya-Kya atau China Town.

Konsep tersebut sekaligus memperkenalkan potensi wisata sejarah dan budaya Surabaya melalui kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat secara luas.

BI Jawa Timur menilai geliat sport tourism dapat memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi daerah. Dengan ribuan peserta dan keterlibatan pelaku UMKM, kegiatan tersebut turut membuka ruang bagi peningkatan transaksi serta promosi produk lokal.

Di lokasi start dan finis, sejumlah UMKM kuliner binaan BI Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya turut ambil bagian. Kehadiran pelaku usaha tersebut memberikan kesempatan untuk memperkenalkan produk kepada peserta dan masyarakat sekaligus memperluas akses pasar.

Selain lomba lari, rangkaian RJR 2026 juga diisi berbagai kegiatan, seperti lomba mewarnai, memasak, jingle, mural, serta Pojok Edukasi.
Penyelenggaraan RJR 2026 mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Surabaya. Flag off dilakukan Ibrahim bersama perwakilan Pemprov Jatim dan Pemkot Surabaya.

Kegiatan ini berlangsung di tengah kinerja ekonomi Jawa Timur yang masih tumbuh positif. Berdasarkan data yang disampaikan BI Jawa Timur, ekonomi Jawa Timur pada triwulan II 2026 tumbuh 5,72 persen secara tahunan (yoy).

Ibrahim menegaskan, BI akan terus mendorong pengembangan UMKM, sport tourism, dan potensi wisata daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, edukasi mengenai CBP Rupiah dan penggunaan QRIS juga akan terus diperluas agar semakin dipahami masyarakat.

Pengembangan kegiatan berbasis olahraga dan pariwisata diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif sumber pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperkuat keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha lokal. Info/red

61 / 100 SEO Score