1 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Bandara Husein Sastranegara Akan Kembali Beroperasi Mulai 17 September 2026

62 / 100 SEO Score

Bandara Husein Sastranegara

Bandung – Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung Jabar dijadwalkan kembali beroperasi mulai 17 September 2026. Hal itu dikatakan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Lukman F Laisa.

“Informasi dari Angkasa Pura untuk Bandara Husein Sastranegara Bandung itu, mereka (Angkasa Pura) sudah siapkan untuk tanggal 17 September beroperasi,” kata Lukman dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (1/7/2026).

Lukman mengatakan, Kemenhub bersama Angkasa Pura (InJourney Airports) telah melakukan peninjauan terhadap kondisi bandara tersebut. Langkah itu dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional sebelum dibuka kembali.

Hasil peninjauan menunjukkan Bandara Husein saat ini, sambung dia, masih melayani penerbangan menggunakan pesawat baling-baling atau propeler. Sehingga diperlukan sejumlah penyesuaian sebelum kembali melayani pesawat jet.

Menurut Lukman, salah satu langkah yang dilakukan yakni meningkatkan kategori Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) dari kategori lima menjadi kategori tujuh agar memenuhi standar operasional pesawat jet. Selain itu, kondisi landasan pacu juga akan diperbaiki melalui pelapisan ulang perkerasan karena selama beberapa waktu terakhir tidak lagi digunakan untuk operasional pesawat jet.

Lukman menyebut, Kemenhub juga menyiapkan penyempurnaan berbagai sistem pendukung di bandara. Termasuk sistem penanganan bagasi, pemeriksaan sinar-X (X-ray), serta sistem pencahayaan agar seluruh fasilitas memenuhi standar keselamatan.

Di sisi operasional, kata dia, Kemenhub telah menyiapkan surat pemberitahuan kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai rencana pengoperasian kembali Bandara Husein Sastranegara untuk melayani penerbangan pesawat jet. Lukman menambahkan, pemerintah saat ini mulai memetakan pembagian rute dan menunggu usulan dari maskapai penerbangan.

Hal itu dilakukan sebelum maskapai menetapkan rencana operasional sesuai kebutuhan pasar.

“Kita lagi lakukan pembagian rute dan kita akan melihat permintaan dari airline itu mau ke mana aja sih rutenya. Kalau sudah ada permintaan baru kita bisa membuat satu rencana untuk pengoperasian sesuai dengan kondisi yang ada,” kata Lukman.

Di sisi lain PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mempercepat kesiapan operasional Bandara Husein Sastranegara. Nantinya, bandara di tengah Kota Bandung itu tidak hanya melayani penerbangan domestik, melainkan juga rute internasional.

Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R Pahlevi mengatakan, langkah itu sejalan dengan kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Surat Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Nomor AU.102/1/8/DRJU.DAU/2026. Hanya saja, semua aspek harus mendapat pemeriksaan dulu sebelum izin penerbangan keluar.

“Persiapan yang dilakukan mengacu kepada Surat Dirjen Perhubungan Udara, di mana ditekankan aspek keamanan, keselamatan dan pelayanan harus memenuhi persyaratan agar optimalisasi berjalan baik dan lancar,” kata Pahlevi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Berdasarkan surat tersebut, Bandara Husein Sastranegara dapat melayani operasional penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri dan luar negeri dengan pesawat jet dan propeler. Selain itu, bandara tersebut juga dapat melayani angkutan udara niaga tidak berjadwal dalam negeri dan luar negeri.

Angkutan udara bukan niaga dalam negeri dan luar negeri juga bisa dilayani. “Adapun kondisi operasional saat ini Bandara Husein Sastranegara melayani penerbangan angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri dengan jenis pesawat propeller untuk rute intra Pulau Jawa,” ujar Pahlevi.

Dia mengatakan, perseroan telah membentuk Tim Operational Readiness Activation and Transition (ORAT) untuk menjalankan langkah-langkah persiapan. info/red

62 / 100 SEO Score