
Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur memperkuat edukasi kepada pemeluk agama di kabupaten ini demi mewujudkan sikap toleransi antarumat beragama yang semakin kuat sehingga warga makin harmonis.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Kamis, mengemukakan budaya toleransi antarumat beragama selama ini tumbuh subur di Kabupaten Kediri. Ia ingin agar budaya itu tetap terjaga.
“Saya mohon doanya, yang sudah berjalan selama ini bahwa Kabupaten Kediri selalu menjunjung toleransi antarumat beragama,” katanya saat menghadiri acara Dharma Santi peringatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri.
Mas Dhito, sapaan akrabnya mengatakan tema tersebut mengajarkan semua manusia di bumi ini tanpa memandang agama, bahasa, dan budaya dianggap sebagai satu keluarga.
Menurut dia, hal ini sangat penting, bahwa nilai-nilai persatuan dan toleransi harus terus dijunjung untuk menjaga hidup dalam kedamaian.
Dia juga menekankan bahwa sebagai Bupati Kediri merupakan kepala daerah bagi seluruh umat beragama, bukan untuk salah satu agama.
Adanya sinergi yang kuat antara pemerintah, tokoh agama dan masyarakat juga diyakini akan membawa Kabupaten Kediri yang lebih maju dan sejahtera.
Pemerintah kabupaten, kata dia, juga terus mendukung Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Kediri dalam menjalankan kegiatan pembinaan umat. Hal itu bagian dari wujud toleransi beragama yang sudah berjalan baik di kabupaten ini.
Sementara itu, Ketua PHDI Kabupaten Kediri Juliono mengapresiasi atas dukungan yang selama ini telah diberikan pemerintah kabupaten termasuk ruang dalam menjalankan kegiatan keagamaan.
Pihaknya mengatakan umat Hindu sangat berkomitmen aktif untuk turut serta menjaga toleransi beragama yang juga sudah sangat baik di kabupaten ini. Toleransi itu wujud dari upaya untuk menjaga kerukunan umat beragama.
“Umat Hindu berkomitmen untuk berperan aktif serta menjaga dan menjaga kerukunan antarumat beragama,” kata Juliono.
Perayaan Hari Raya Nyepi tahun 2026 ini mengusung tema “Vasudhaiva kutumbakam, satu bumi satu keluarga, nusantara harmonis Indonesia maju”.
Selain dihadiri Bupati Kediri, turut hadir juga Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dan umat Hindu. info/red

Berita Lainnya
Warganya Diduga Keracunan Program MBG, Bupati Kediri Suspend SPPG Tugurejo
Legislator PDI Perjuangan Yordan Terima Aspirasi Driver Online, Siap Bahas Perda Pengaturan Aplikator
Musancab PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Mas Dhito: Buka Ruang Bagi Gen Z