3 May 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Mentrans Sebut Petani Berpeluang Ekspor Kelapa Bulat, Ketua Harian HIPKI Sebut Bukti Nyata Pemerintah Prabowo Tidak Peduli Rakyatnya

60 / 100 SEO Score

 

kebun kelapa

Surabaya – Pemerintah Presiden Prabowo nampaknya benar – benar tidak ada keinginan untuk menyelematkan para pelaku usaha dengan bahan baku kelapa bulat yang ada di tanah air.

Ketidak seriusan untuk menyelamatkan pelaku usaha yang menggunakan kelapa bulat ini makin nampak dari pernyataan Menteri Transmigrasi (Mentrans) M Iftitah Sulaiman Suryanagara beberapa saat yang lalu di Jakarta.

Saat ditanya soal potensi ekspor kelapa bulat menteri transmigrasi tesebut menyampaikan bahwa petani kelapa di Indonesia memiliki peluang untuk mengekspor tiga miliar butir kelapa per tahun ke China.

“Kelapa itu kebutuhannya 4 miliar butir (per tahun) di Tiongkok (China), tapi mereka hanya mampu dari yang mereka miliki di Provinsi Hainan itu hanya 1 miliar butir, jadi masih ada gapnya 3 miliar butir,” ucapnya

“Ini potensi luar biasa yang kita bisa kembangkan,” lanjut Iftitah.

Sementara itu Ketua Harian Himpunan Industri Pengolahan Kelapa Indonesia (HIPKI) Rudy Handiwidjaja kepada pustakalewi menanggapi pernyataan menteri lulusan terbaik Akademi Militer tahun 1999 ini.

Menurut Ruddy apa yang disampaikan oleh M Iftitah Sulaiman Suryanagara benar – benar kontra dengan pernyataan Kementan yang akan melaksanakan hilirisasi dan pernyataan tersebut sangat mempertegas posisi pemerintah saat ini yang sama sekali tidak peduli akan kondisi rakyatnya saat ini, Minggu 03 Mei 2026.

Dampak yang dirasakan kita saat ini sangat terasa akibat kebbijakan pemerintah yang lebih suka melakukan ekspor kelapa bulat dibanding memenuhi kebutuhan dalam negeri yang juga sangat membutuhkan ketersediaan kelapa bulat. Sungguh memprihatinkan sikap pemerintah ini Tegas Rudy. info/red

60 / 100 SEO Score