1 May 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Mahasiswa Untag 1945 Surabaya Beri Pelatihan Digital UMKM di Mojokerto

62 / 100 SEO Score

Giat Mahasiswa

Surabaya – Mahasiswa pengabdian masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melaksanakan program kerja berupa pelatihan digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kedungudi, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu, 11–12 Januari 2025 ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM desa melalui pemanfaatan platform digital, khususnya Google My Business, Google Maps, dan media sosial. Pelatihan tersebut melibatkan sejumlah pelaku UMKM kuliner setempat dan didampingi oleh dosen pembimbing, Bapak Aidil Primasetya Armin, S.ST., M.T., serta dilaksanakan oleh lima mahasiswa lintas program studi, yakni Hafidhotur Rofi’ah (Ilmu Hukum), Muchamad As’ad Arifin (Ilmu Komunikasi), Rizki Himawan Saputra (Ekonomi Pembangunan), Rizky Ilham (Ilmu Hukum), dan Cendekia Ramadhani (Manajemen).

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya visibilitas digital UMKM kuliner di desa, bukan karena kualitas produk yang kurang, melainkan minimnya pemanfaatan teknologi digital. Di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin bergantung pada Google Maps dan media sosial untuk menentukan pilihan kuliner, banyak pelaku UMKM belum tercatat secara layak di ruang digital. Kondisi tersebut menjadi tantangan serius bagi keberlangsungan usaha, mengingat UMKM yang tidak muncul dalam pencarian digital berpotensi tersingkir sebelum mampu bersaing. Rendahnya literasi digital serta kurangnya pendampingan berkelanjutan menjadi faktor utama yang menyebabkan ketertinggalan tersebut.

Pelatihan dilaksanakan melalui metode workshop dan pendampingan langsung. Pada hari pertama, mahasiswa pengabdian masyarakat memberikan pelatihan pembuatan dan pengelolaan Google My Business serta fotografi produk. Peserta dibimbing mulai dari proses pendaftaran akun, pengisian profil usaha, hingga teknik pengambilan foto produk agar lebih menarik dan memiliki nilai jual saat dipromosikan secara daring. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam mengikuti setiap sesi, baik dalam diskusi maupun praktik langsung menggunakan perangkat masing-masing.

Kegiatan berlanjut pada hari kedua dengan pendampingan pembuatan Google Maps bagi UMKM yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya. Mahasiswa membantu peserta dalam menandai lokasi usaha secara akurat agar lebih mudah ditemukan oleh konsumen. Selain itu, peserta juga didampingi dalam pembuatan konten digital berupa foto dan konsep promosi untuk media sosial yang dapat digunakan secara berkelanjutan. Dosen pendamping, Bapak Aidil Primasetya Armin, S.ST., M.T., menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak bagi UMKM. Menurutnya, kehadiran usaha di Google Maps dan media sosial sangat menentukan tingkat keterjangkauan dan daya saing di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa pengabdian masyarakat berharap UMKM di Desa Kedungudi semakin siap menghadapi tantangan era digital serta mampu membangun identitas usaha yang kuat dan berkelanjutan. Pemanfaatan Google My Business, Google Maps, dan konten digital diharapkan menjadi langkah awal bagi UMKM desa dalam meningkatkan visibilitas usaha, memperluas jangkauan pasar, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal berbasis digital.info/red

62 / 100 SEO Score