17 January 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Bank Mandiri Salurkan Dividen Interim Rp9,3 Triliun

56 / 100 SEO Score

Gedung Bank Mandiri

Surabaya – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyalurkan dividen interim tahun buku 2025 kepada para pemegang saham pada Rabu (14/1/2026). Langkah tersebut mencerminkan fundamental perseroan yang tetap solid, likuiditas yang terjaga, serta konsistensi kinerja Bank Mandiri dalam memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham.

Sebagaimana dipublikasikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), emiten berkode saham BMRI itu membagikan dividen interim sebesar Rp100 per saham kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) per 7 Januari 2026. Total nilai dividen interim yang disalurkan mencapai Rp9,3 triliun.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, mengatakan pembagian dividen interim tersebut telah memperhitungkan kondisi permodalan perusahaan yang kuat serta likuiditas yang memadai. Dengan kinerja keuangan yang terjaga, perseroan dinilai masih memiliki ruang yang cukup untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan.

“Pembagian dividen interim ini menjadi bukti konsistensi Bank Mandiri dalam memberikan nilai optimal bagi para pemegang saham, sejalan dengan pengelolaan kinerja dan fundamental perseroan yang tetap solid,” ujar Riduan dalam keterangan resminya, Rabu (14/1/2026).

Selain memberikan nilai tambah bagi pemegang saham, pembagian dividen interim ini juga menjadi bagian dari kontribusi Bank Mandiri kepada negara. Hal tersebut sejalan dengan peran Danantara Indonesia sebagai pemegang saham terbesar perseroan, sekaligus mendukung optimalisasi nilai investasi pemerintah dan penguatan peran Bank Mandiri dalam agenda pembangunan nasional.

Riduan menambahkan, pembagian dividen interim didukung oleh kinerja keuangan perusahaan yang tetap solid hingga akhir November 2025. Hal ini tercermin dari fungsi intermediasi perbankan yang terus tumbuh positif dan berada di atas rata-rata industri.

Secara bank only, penyaluran kredit Bank Mandiri hingga November 2025 mencapai Rp1.452 triliun. Capaian tersebut mencerminkan pertumbuhan kredit yang kuat dan menegaskan komitmen perseroan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Dari sisi pendanaan, Bank Mandiri mencatatkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1.584 triliun. Pada saat yang sama, rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) terjaga di kisaran 91 persen, menunjukkan kondisi likuiditas yang sehat serta ruang ekspansi yang tetap memadai.

Sementara itu, total aset Bank Mandiri (bank only) per November 2025 tercatat mencapai Rp2.120 triliun. Capaian tersebut menegaskan ketahanan model bisnis perseroan dalam menopang pertumbuhan jangka menengah di tengah dinamika global dan penyesuaian kebijakan moneter.

“Ke depan, Bank Mandiri akan terus menjaga konsistensi kinerja sekaligus memperkuat kontribusi perseroan bagi perekonomian nasional melalui sinergi ekosistem Mandiri Group dan akselerasi di berbagai sektor usaha, sehingga kinerja Bank Mandiri tetap unggul dan bertumbuh secara berkelanjutan,” pungkas Riduan. Info/red

56 / 100 SEO Score