1 May 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Kolaborasi Perayaan Natal Pemuda antar GKJW, Tuan Rumah GKJW Wiyung

55 / 100 SEO Score

IMG 20260112 WA0010

” Kolaborasi Perayaan Natal Pemuda antar GKJW, Tuan Rumah GKJW Wiyung.”

Surabaya – Pada hari sabtu, tanggal 10 Januari 2026, tuan rumah GKJW Wiyung menghadirkan persekutuan bersama antar GKJW. GKJW Wiyung memberikan tema “The True Anchor” yang akan open gate pukul 18.00 WIB.

Banyak GKJW yang diundang, bukan hanya GKJW Wiyung. Namun GKJW Gresik, GKJW Sukolilo, GKJW Ngagel, dll bergabung persekutuan pemuda

Persekutuan GKJW Wiyung memiliki tempat photobooth untuk menjadi kenangan yang lucu bagi teman, sahabat. Bahkan pasangan pemuda GKJW. Photobooth di background dengan Warna perak datar.

Acara dimulai pukul 18.30 dengan sorakan para GKJW yang hadir di persekutuan ini yang bersemangat untuk bersekutu.

Doa pembukaan persekutuan kali ini sebagian doa berisi tentang Sumatera yang mengalami kesulitan secara geografis. Sumatera mengalami kebanjiran besar-besaran, dan bencana lainnya.

Setelahnya Pemuda-pemudi menyanyi lagu “Mengikut Yesus” sebagai pembukaan. Kemudian dilanjutkan dengan lagu “Hai Siarkan Digunung” untuk membangkitkan semangat pemuda-pemudi GKJW.

Selanjutnya pemuda-pemudi GKJW memuji Tuhan dengan lagu “Terpujilah Nama-Mu Tuhan”. Pemuda-pemudi menyanyi dengan bersemangat dan menepuk tangan.

Selanjutnya ditayangkan sebuah video yang berisi pandangan pemuda-pemudi tentang siapa Yesus. Beberapa di antaranya menyimpulkan bahwa Yesus adalah Bapa, Juru Selamat, dan sebagainya. Ada pula yang menceritakan bahwa Yesus lahir ke dunia untuk menebus dosa umat manusia.

Lalu dinyatakan bahwa Natal adalah bayi di palungan ialah bayi Yesus Kristus lahir bertujuan untuk menebus dosa manusia. Pemuda-pemudi GKJW menyanyi lagu “Jangkar Hidupku”.

Khotbah Firman Tuhan oleh Pdt. YOHANES PUTRA menjelaskan tentang Tuhan Yesus sebagai True Anchor dengan landasan Ibrani 6:19.

Gambaran Natal bagi versi kecil pemuda-pemudi ialah Indah dan Menawan. Dari dulu sampai kini tahun 2025, gambaran Natal ialah lingkungan keluarga kecil bayi Yesus yang tidak memiliki rumah. Namun Tuhan hadir sebagai Rumah ” katanya.

Natal tidak selalu nyaman dan aman. Namun ada gejolakan pemuda-pemudi. Khususnya Cinta. Tuhan memberikan harapan bagi pemuda-pemudi namun pemuda-pemudi harus berusaha melakukan tugas mereka. Harapan itu seperti lagu “Mungkin “.

Beliau mengambil ayat Kisah Para Rasul 24:15 tentang Pengharapan . Lalu Efesus 2:9 berisi tentang keselamatan manusia bukan karena usaha mereka sendiri namun dianugerahkan oleh Allah.

Beliau menegaskan bahwa ada pola pikir untuk menyamping ke arah jalan tidak benar. Terdiri pencapaian, pengakuan orang, media sosial, dll.

Ditutup acara dengan sesi nyala lilin dengan lagu “Malam Kudus” versi bahasa Jawa yang sesuai nama gereja GKJW, Gereja Kidung Jawi Wetan. Doa syafaat memberikan kesempatan bagi beberapa perwakilan GKJW memimpin doa.

Ketua panitia dan ketua kppm mengucapkan “Terimakasih kepada pemuda-pemudi sudah hadir walaupun jauh antar kota”.

Simbol “The Anchor” mengartikan bahwa Tuhan menahan umat-umatNya di jalan benar. Semoga pemuda-pemudi membawa berkat dan melakukan kehendak Tuhan. Info/red/pram

55 / 100 SEO Score