1 May 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Kesenian Wayang Orang Kembali Pentas di Jepara Setelah 22 Tahun Mati Suri

10 / 100 SEO Score
c1 20230523 18092481 800x445 1

Jepara – Tampilnya Paguyuban Seni Cakra Budaya Jepara di Gedung Wanita RA Kartini, mengangkat lakon Wahyu Cakraningrat, menandai bangkitnya kesenian wayang orang, setelah 22 tahun mati suri, Sabtu (20/5/2023) lalu.

Edy Sujatmiko Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara menyampaikan, bangkitnya wayang orang merupakan momen luar biasa, yang diharapkan mampu membangkitkan budaya Jepara dan bangsa.

“Kita mendukung setiap usaha mencintai budaya, karena budaya adalah jiwa manusia,” kata Edy, saat membuka pentas.

Terkait lakon yang dipentaskan, Edy menyebut, Wahyu Cakraningrat memberi nasihat perjalanan yang harus dilalui, sebelum terpilihnya seorang pemimpin.

“Maka pada Pemilu 2024 mendatang, saat ada perbedaan pilihan, jangan menjadi sebab munculnya pertengkaran sebagaimana cerita dalam Wahyu Cakraningrat,” katanya.

Ketua panitia Hadi Priyanto menuturkan, pentas wayang orang merupakan yang pertama di Jepara, dalam 22 tahun terakhir.

Untuk mementaskan cerita ini, paguyuban wayang orang Cakra Budaya Jepara dari Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, menggandeng seniman dari sejumlah desa lain di Jepara.

“Paguyuban ini dipimpin Mbah Kunarto Kumis. Kami berterima kasih para pejabat di lingkungan Pemkab Jepara, Polres, Kodim, hingga RSU Kartini, serta sejumlah ormas yang memberi dukungan, dengan membeli tiket untuk menyaksikan pentas ini,” ujarnya. Info/red

p

10 / 100 SEO Score