7 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

APPI Terima Ratusan Laporan Gaji Pemain Liga 2 Belum Dibayar

10 / 100 SEO Score
CEO APPI
CEO APPI Mohamad Hardika Aji

Pustakalewi.com – Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) menjadi pihak yang paling sibuk di tengah penghentian kompetisi Liga 2 musim 2022–2023. Mereka sibuk menerima pengaduan laporan penunggakan gaji.

CEO APPI Mohamad Hardika Aji tidak menyebutkan secara detail berapa laporan penunggakan gaji yang telah masuk ke mejanya. Tapi, dia memastikan sudah ada ratusan laporan. ”Ada 14–15 klub Liga 2 yang bermasalah dalam pembayaran gaji. Kalau setiap klub ada 10 orang, artinya sudah ratusan yang gajinya tertunggak,” ujar Aji.

Sebenarnya, sambung Aji, penunggakan gaji bukan hal baru di Liga 2. Ada saja laporan yang masuk. ”Tapi, karena Liga 2 dihentikan, kasusnya semakin banyak,” terangnya.

Alumnus Universitas Indonesia itu menerangkan, status Liga 2 saat ini terbilang rumit. Belum jelas apakah bisa kembali digelar atau tidak. Meski, sebanyak 15 klub menginginkan kompetisi sepak bola kasta kedua di Indonesia itu bisa dilanjutkan setelah PSSI menggelar kongres luar biasa (KLB) pada 16 Februari mendatang.

”Ya, sekarang nggak jelas. Berhenti enggak. Lanjut enggak. Belum klir. Kalau Liga 2 berhenti, tinggal disepakati penyelesaiannya. Sekarang masih bias. Tapi, semua akan diproteksi. Semoga Liga 2 bisa dilanjutkan,” tegas Finance Committee of Division Asia/Oceania FIFPRO tersebut.

APPI pun akan ikut berjuang supaya Liga 2 bisa kembali dilanjutkan. Sebagai asosiasi pemain di Indonesia, APPI terus berkoordinasi dengan FIFPRO (asosiasi pesepak bola dunia). Sebelumnya, FIFPRO telah mengeluarkan pernyataan untuk meminta AFC dan FIFA turun tangan menginvestigasi penghentian Liga 2. ”FIFPRO sudah menyurati FIFA dan AFC. Hubungan FIFPRO dan FIFA baik. Ini lagi didalami,” terangnya. Info/red

10 / 100 SEO Score