4 July 2026

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Embran Nawawi Bareng Royal Tulip Darmo Rayakan Kemerdekaan Bertemakan Keberagaman Budaya

5 / 100 SEO Score
embran royal

Surabaya,pustakalewi.com – Tanggal 17 Agustus merupakan momen kemerdekaan yang sangat dinanti oleh Bangsa Indonesia. Penerapan kemerdekaan dahulu dengan sekarang pun berbeda. Di era modern sekarang ini, salah satu penerapan kemerdekaan adalah bebas berekspresi dengan membuat karya kreatif dan inovatif yang bisa menginspirasi semua orang, seperti kolaborasi yang dilakukan oleh Royal Tulip Darmo Surabaya dan Embran Nawawi, Senior Fashion Designer yang terkenal di Surabaya.

Di momen perayaan 17 Agustus ini, Embran Nawawi dan E to Z Project bekerja sama dengan Royal Tulip Darmo Surabaya; hotel bintang 5 di tengah Kota Surabaya, Fotografer Zaldy Ogawa , Hana MUA serta seorang model muda asal Malang dengan keturunan Arabic dan Oriental melakukan gebrakan baru dengan menyajikan karya yang seni instalasi dengan dipadu padankan oleh kuliner yang menggambarkan kemerdekaan.

Upacara 17 Agustus yang biasa dilakukan di lapangan terbuka, kini akan dilakukan pertama kalinya di dalam Grand Kitchen, Royal Tulip Darmo Surabaya. Upacara 17 Agustus ini pun dibuat ala Fashion dengan tidak meninggalkan esensi penting akan rasa nasionalisme pada negara Republik Indonesia.

Royal Tulip Darmo Surabaya dan Embran Nawawi akan menampilkan seni instalasi dari beraneka ragam hidangan yang disusun sedemikian rupa yang akan melengkapi indahnya seni instalasi dari Embran Nawawi. Hidangan yang disajikan ini meliputi berbagai macam jajanan traditional dari berbagai daerah, tumpeng beraneka ragam warna hingga 17 aneka sate dari 8 daerah yang ada di Indonesia.

Tamu juga bisa menikmati hidangan spesial kemerdekaan dari sabang hingga merauke. Hidangan yang ditampilkan dari Royal Tulip Darmo Surabaya ini juga melambangkan begitu beragamnya etnis yang ada di Indonesia yang masih bisa menjaga kerukunan, bertoleransi sesuai dengan butir Pancasila yaitu Persatuan Indonesia.

Mengangkat kekuatan Akulturasi atau pembauran, Embran Nawawi menampilkan karya seni Instalasinya berupa Dummy (patung fashion setengah badan) yang di lilitkan kain berwana merah dan putih sepanjang 4 meter dengan teknik sticked and glued atau direkatkan dan di lem hingga kaku yang membentuk gerakan kain berputar seolah bendera yang tertiup angin.

Disisi lain Embran Nawawi membuat bendera merah putih yang fashionable dengan menggunakan material fashion flalr untuk kain merah dan kain fur untuk warna putih. Bentuk motif bergelombang dan berundak menyimbolkan Indonesia yang terdiri dari lautan dan daratan yang makmur.
Fahion draping yang juga merupakan keahlian Embran Nawawi dalam karya fashionnya tampil elegan dengan sayap burung garuda draping blouse dan outer, membuat model berwajah arabic dan oriental memperkuat konsep pembauran atau acculturation tersebut.

Tagline kemerdekaan Indonesia ke-77 yaitu Pulih Lebih Cepat Dan Bangkit Lebih Kuat diterjemahkan Embran Nawawi dengan membuat warna putih untuk pria sebagai kekuatan fisik bisa pulih lebih cepat dan merah untuk wanita sebagai simbol fisikologis atas bangkit lebih kuat, karena menurutnya bahwa kekuatan seorang pria di keluarga terdapat sosok wanita yang mendorongnya. info/red

5 / 100 SEO Score