18 July 2024

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Rektor UNAIR Kembali Kukuhkan Enam Guru Besar

Surabaya – Universitas Airlangga (UNAIR) kembali mengukuhkan enam guru besar (Gubes) baru pada Rabu (25/10) esok. Saat konferensi pers Selasa (24/10), Prof Dr Mohammad Nasih SE MT Ak mengaku, enam guru besar yang resmi dikukuhkan disiplin ilmunya sangat beragam. “Tetapi lagi-lagi ujungnya bermuara pada pemanfaatan dari apa-apa yang maha kuasa sediakan,” ungkap Prof Nasih.

Keenam guru besar tersebut ialah Prof Dr Akhmad Taufiq SPi MSi, Prof Dr Muhamad Nafik Hadi Ryandono SE MSi, Prof Dr Muryani DraEc MEMD, Prof Rr Retno Widyowati SSi Apt MPharm PhD, Prof Dr Eduardus Bimo Aksono Herupradoto drh M.Kes, dan Prof. Dr. Eighty Mardiyan Kurniawati dr SpOG (K).

Prof Nasih menjelaskan, keenam guru besar ini bakal memaparkan sejumlah penemuan. Dalam bidang perikanan, peternakan, hingga ekonomi. “Mulai dari ikan bagaimana bisa lebih optimal, lebih produktif. Kemudian hewan, khususnya di sapi. Kemudian mekanisme transaksinya berkaitan dengan perekonomian dan pemanfaatan lahannya, termasuk transaksi ekonominya dengan pasar ta’awun,” sebutnya.

Tidak hanya itu, para guru besar lain yang telah melakukan penelitian dalam lingkup kesehatan juga turut mempresentasikan temuannya. Mereka tidak meneliti kesehatan modern, melainkan juga menjawab ilmu kesehatan tradisional yang telah berkembang di masyarakat.

“Kita memetakan obat-obat jamu khususnya yang sudah lama masyarakat manfaatkan. Ini bukti empirik ilmiahnya, jadi untuk bisa memberikan kepastian bahwa itu memang ada manfaatnya dan bukan zonk yang ga ada isinya,” jelasnya.

Kemudian, sambung Prof Nasih yang terakhir nanti akan berkaitan dengan bagaimana rekonstruksi urologi, persoalan-persoalan yang hadir karena persalinan, mengandung, dan seterusnya. Menurut Prof Nasih, ilmuwan yang dalam hal ini adalah para guru besar berkewajiban untuk mendalami, memperhatikan, dan meneliti perihal alam semesta.