18 July 2024

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Prof Jenny berbagi Best Practise untuk Tingkatkan Budaya Berprestasi di Forum Wakil Rektor III Se-Jatim

Surabaya – Universitas Ciputra Surabaya dipercaya sebagai penyelenggaran kegiatan Forum Pimpinan Kemahasiswaan (FORPIMAWA) Jawa Timur pagi ini dari jam 08.00 – 12.00 WIB. Tidak kurang dari 80 wakil rektor bidang kemahasiswaa se-Jawa Timur hadir Theater Lantai 7 UC Main Building. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VII, Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M. menyampaikan kata sambutan secara daring via Zoom. Dalam sambutannya Prof Dyah menyampaikan harapannya terhadap Forum Warek 3 se-jatim. “Saya berharap budaya prestasi harus masuk dalam kampus, fakultas, dan Prodi sehingga output outputnya adalah lulusan mampu menciptakan lapangan kerja,” terang Prof Dyah. “Saya mendorong kemampuan menciptakan budaya prestasi harus dibangun di seluruh perguruan tinggi di dalam naungan LLDIKTI wilayah VII. Hal ini untuk mempersiapkan sosok professional masa depan yang mampu memberikan kontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara,”imbuhnya.

Prof Jenny Lukito Setiawan, Wakil Rektor bidang kemahasiswaan UC menyampaikan sambutan yang selaras dengan harapan Prof. Dyah. “Tema kali ini adalah Perguruan Tinggi berkarya, Mahasiswa berdaya, Indonesia jaya. Suatu tantangan bagi perguruan tinggi untuk berkarya, khususnya dalam mendampingi dan memberdayakan mahasiswa, agar mahasiswa dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama kuliah untuk bisa memberikan dampak dan perubahan positif bagi masyarakat luas, membawa pada Indonesia Jaya,” papar Jenny. “Program MBKM yang dicanangkan pemerintah dilaunch dengan keyakinan bahwa kompetensi mahasiswa tidak hanya bisa diperoleh dari buku dan perkuliahan dari dosen, tetapi dari kegiatan langsung di Masyarakat. Salah satu program pemerintah terkait hal ini adalah Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa),” imbuhnya.

Dalam penjelasannya Jenny mengapresiasi program PPK Ormawa sebagai salah satu program kompetisi dari DIKTI yang memfasilitasi mahasiswa untuk menjadi solusi nyata dari beragam permasalahan yang ada di Masyarakat Dimana hal ini sangat selaras dengan UC yang kental dengan pembelajaran entrepreneurship. “Program PPK Ormawa yang 2 tahun ini di gelar sangat selaras dengan pembelajaran entrepreneurship UC dimana mahasiswa dari mulai maba sudah diajarkan berpikir kreatif inovatif untuk menghadirkan solusi berdasarkan dengan kepekaan terhadap sebuah masalah atau kebutuhan di masryarakat. Hal ini mengantarkan kelompok mahasiswa UC berhasil dalam mendapatkan dana hibah dari Dikti,” ujarnya.

Dalam acara ini juga tiap kampus bisa berbagi best practice untuk bisa saling menguatkan dan menginspirasi. Dengan prestasi yang 2 tahun berturut-turut berhasil mendapatkan dana hibah dari Dikti, Prof Jenny membagikan best practice-nya ke forum. “Saya pribadi ada beberapa hal yang menjadi best practice: (1) design thinking merupakan proses yang sangat berguna dalam mengatasi permasalahan, dengan melakukan reframing masalah dengan cara-cara yang berpusat pada manusia, menciptakan banyak ide dalam brainstorming, dan mengadopsi pendekatan langsung dalam pembuatan prototype dan testing. Pendekatan ini sekaligus juga membuka (2) ruang kolaborasi bagi mahasiswa karena mencari solusi terbaik tentunya membutuhkan kerjasama dari banyak disiplin ilmu agar menghasilkan solusi yang tepat. Interaksi ini memungkinkan mahasiswa (3) belajar implementasi konkrit dari beragam disiplin ilmu untuk menghasilkan solusi atau insight yang paling tepat dalam menjawab permasalahan. Mahasiswa juga akan mendapatkan (4) eksposur nyata dari birokrasi di tatanan organisasi baik pemerintahan maupun swasta,” terang Jenny.

Seluruh rangkaian pengalaman yang diperoleh mahasiswa dalam meraih prestasi juga sangat linier dengan filosofi entrepreneurship yang disampaikan oleh pak Ciputra melalui salam E (baca : salam Entrepreneur), ada 3 yaitu tekait ekspresi diri, ekonomi sejahtera dan empati kepada sesama. “Kami berharap melalui berbagai program bidang kemahasiswaan yang dirancang oleh DIKTI perguruan tinggi dapat menghasilkan karya inovatif nyata bagi masyarakat, mahasiswa semakin berdaya dan niscaya ini menjadi sebuah kontribusi konkret untuk membawa Indonesia semakin Jaya,” pungkasnya.