24 February 2024

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

OJK Ajak Insan Pers Jawa Timur Beri Edukasi Masyarakat Pemahaman Jasa Keuangan


60
/ 100


20231017 151038 1024x570 1

SoloMedia gathering yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 4 Jawa Timur (Jatim) di Kota Solo menjadi media informasi dalam meningkatkan pemahaman terkait produk layanan jasa keuangan kepada Masyarakat, khususnya di wilayah Jawa Timur.

Direktur Pengawasan LJK 2 dan Manajemen Strategis OJK Regional 4 Jatim Dedy Patria mengatakan, di balik pertumbuhan keuangan, yang tak kalah pentingnya adalah pemahaman masyarakat terhadap jasa keuangan.

“Masyarakat juga harus paham jasa keuangan beserta produk-produknya,” ujarnya.

Dia menjelaskan, OJK Regional 4 Jatim pada Agustus lalu menggelar 256 kegiatan literasi dan diskusi keuangan.

Sasarannya, kelompok disabilitas, UMKM, daerah 3T (tertinggal terdepan, dan terbelakang, pelajar/santri, hingga kelompok Perempuan). Total pesertanya 47.819 peserta.

Untuk mendukung program keuangan inklusif, OJK memfasilitasi berbagai program. Salah satunya Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (LAKUPANDAI) terhadap 202.793 agen.

Layanan ini meraup total transaksi tabungan basic saving account (BSA) sebesar Rp 103,41 miliar.

Juga digelar program KEJAR atau Satu Rekening Satu Pelajar. Program ini berhasil membukat 8 juta rekening SIMPEL (Simpenan Pelajar).

Berikutnya, Tabungan Anak lainnya dengan total Rp 3,86 triliun.

Di Jatim juga telah tebentuk TPKAD pada 32 kabupaten/kota untuk percepatan akses keuangan daerah dalam mendorong perekonomian daerah serta mendukung pemerataan akses dan literasi keuangan.

Untuk menggencarkan literasi dan inklusi keuangan, OJK bersama Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Jatim mengadakan puncak Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2023. Acara bertitel Jatim Inclusion Festival (JIFest) 2023 tersebut diagendakan digelar pada 26 – 29 Oktober di Atrium Utama Royal Plaza Surabaya.

Kegiatan yang rencananya diselenggarakan, edukasi dan sosialisasi, perlombaan, LJK competition, bazaar, dan konsultasi keuangan, hingga pelaksanaan business matching. Juga lomba Reels Keuangan Instagram dan lomba mewarnai untuk anak-anak.

Kegiatan ini untuk meningkatkan awareness dan pemahaman masyarakat terhadap produk layanan jasa keuangan.

Tujuan lainnya, memublikasikan program literasi dan inklusi keuangan serta perlindungan konsumen.

Analis Eksekutif Senior Kelompok Spesialis Pengawasan Perilaku OJK Regional 4 Jatim Hudiyanto memperkenalkan Satgas PASTI (Satuan Tugas Penanganan Kegiatan Usaha Tanpa Izin di Sektor Keuangan).

Satuan tugas ini untuk melindungi masyarakat dari praktik penawaran investasi ilegal.

Hudiyanto mengatakan, kerugian dari kegiatan investasi maupun pinjaman ilegal yang dilaporkan Kominfo dan terdaftar di Satgas PASTI sebanyak Rp 200 triliun.

Pembentukan Satgas PASTI yang melibatkan OJK, BI, berbagai jajaran kementerian, Polri, hingga BIN, berhasil menghentikan 7.345 entitas ilegal sejak 2017 – Oktober 2023.

Entitas ilegal tersebut, investasi ilegal, pinjol ilegal, hingga gadai ilegal dengan total kerugian mencapai Rp 139,03 triliun.

Hudiyanto menegaskan, Satgas PASTI merupakan lembaga yang memiliki kewenangan penindakan terhadap sektor jasa keuangan.

Cakupannya, otoritas sektor keuangan, kementerian, dan lembaga terkait.

Dengan terbentuknya 45 tim satgas diharapkan mampu menangani 31 provinsi, 7 kota, dan 7 kabupaten. Info/red


60
/ 100


Verified by MonsterInsights