24 February 2024

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

FKPPI Hasilkan Tiga Poin Pernyataan Sikap Menjelang Pemilu 2024


54
/ 100


FKPPI

Surabaya – Rapat Pleno Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (GM FKPPI) yang berlangsung pada 2 – 3 Januari 2024 di Jakarta menghasilkan tiga poin utama pernyataan sikap yang disampaikan Ketua Umum GM FKPPI, Dwi Rianta Soerbakti, dalam rilisnya hari ini.

Dwi Rianta Soerbakti, Ketua Umum GM FKPPI, dalam pernyataannya pada Minggu (4/2/2024), menegaskan komitmen GM FKPPI dalam menjalankan politik negara sebagai pijakan berdemokrasi. Sesuai dengan prinsip sebagai anak biologis dan ideologis prajurit TNI dan Polri, GM FKPPI tetap konsisten menjaga netralitas, independen, serta kesucian.

“Pertama, kami menegaskan komitmen GM FKPPI dalam menjalankan politik negara sebagai pijakan berdemokrasi. Kami tetap konsisten menjaga netralitas, independen, serta kesucian organisasi,” tegas Dwi Rianta Soerbakti.

Dwi Rianta Soerbakti juga mengingatkan orang tua mereka sebagai prajurit aktif TNI dan Polri untuk turut menjaga marwah dan wibawa institusi dengan tetap bersikap netral dan obyektif dalam mengawal jalannya tahapan pemilu tahun 2024. Ia berharap agar TNI dan Polri fokus pada upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dari ancaman perpecahan akibat konflik kepentingan peserta pemilu.

“Kedua, GM FKPPI menyerukan kepada masyarakat, utamanya para kader GM FKPPI, untuk menjalankan hak pilihnya dalam Pemilu 2024 serta menekankan pentingnya untuk tidak golput,” ujarnya.

Menyikapi hal tersebut, GM FKPPI menegaskan bahwa kesuksesan pesta demokrasi ini bergantung pada partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Mereka menyerukan agar tidak golput, karena legitimasi besar rakyat sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam pemilu.

“Ketiga, GM FKPPI menginstruksikan agar seluruh kader terlibat aktif dalam mengawasi serta menjaga jalannya pemungutan suara pada Pemilu 2024 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) guna menjaga kondusifitas serta mengantisipasi terjadinya dugaan praktik kecurangan,” pungkas Dwi Rianta.

Pernyataan sikap hasil rapat pleno ini akan disosialisasikan kepada seluruh pengurus daerah sebagai pedoman dan pijakan GM FKPPI secara organisasi menyikapi situasi politik saat ini. Ketua Wantimpus GM FKPPI, Dr. Ahmad Basarah, juga menegaskan bahwa sikap politik GM FKPPI harus berkiblat sepenuhnya pada politik kenegaraan dan politik kebangsaan, bukan politik partisan atau sektarian.

“GM FKPPI bukan milik satu golongan atau partai politik tertentu. Politik GM FKPPI adalah politik negara, sejalan dengan garis-garis politik TNI/Polri yang tegak lurus untuk kepentingan negara yang berdasarkan Pancasila dan UUD NRI 1945,” imbuh Basarah.

GM FKPPI menganggap penting keberadaan kader-kader mereka di sejumlah partai politik sebagai penjaga dan perajut tali persaudaraan sesama anak bangsa. Menyambut Pemilu 2024, keberadaan kader GM FKPPI di sejumlah partai politik dianggap sangat penting untuk mengawal agar di lingkungan politiknya tidak terjadi perbuatan yang melanggar hukum dan etika berbangsa dan bernegara.

Rapat Pleno ini menegaskan komitmen GM FKPPI dalam menjalankan politik negara yang berlandaskan pada nilai-nilai demokrasi, netralitas, dan kesatuan bangsa. Pernyataan sikap ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh kader dan pengurus GM FKPPI dalam menghadapi dinamika politik menjelang Pemilu 2024, serta memastikan peran aktif dalam proses demokrasi di Indonesia. info/red


54
/ 100


Verified by MonsterInsights