13 June 2024

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

BPS Mencatat Nilai Ekspor di Jatim Meningkat 2,52 Persen

Logo Badan Pusat Statistik

Surabaya – Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur (BPS Jatim) mencatat sepanjang Desember 2023 nilai ekspor Provinsi Jawa Timur mencapai USD 2,16 miliar atau meningkat 2,52 persen dibandingkan November 2023.

Fungsional Statistik Ahli Madya BPS Jatim, Debora Sulistya Rini mengatakan, pencapaian nilai tersebut jika dibandingkan dengan Desember 2022 juga mengalami peningkatan yaitu sebesar 10,60 persen.

“Dari Ekspor nonmigas Desember 2023 mencapai USD 2,15 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 6,50 persen dibandingkan November 2023. Nilai tersebut dibandingkan Desember 2022 meningkat sebesar 15,77 persen,” ujarnya seraya menambahkan, sedangkan ekspor migas Desember 2023 mencapai USD 16,79 juta atau mengalami penurunan sebesar 82,24 persen dibandingkan November 2023.

” Nilai tersebut juga mengalami penurunan sebesar 83,52 persen jika dibandingkan Desember 2022. Nilai bulan November 2023, yaitu dari USD 2,11 miliar menjadi USD 2,16 miliar. Sementara dibandingkan Desember 2022, nilai ekspor juga mengalami peningkatan yaitu sebesar 10,60 persen,” urainya.

Dilihat dari peningkatan nilai ekspor dibanding bulan lalu dipicu makin membaiknya kinerja ekspor sektor nonmigas meskipun kinerja ekspor sektor migas kembali mengalami penurunan..Namun jika dibandingkan bulan sebelumnya, ekspor sektor nonmigas mengalami peningkatan sebesar 6,50 persen, yaitu dari USD 2,02 miliar menjadi USD 2,15 miliar.

“Nilai ekspor sektor nonmigas tersebut memberikan kontribusi sebesar 99,22 persen dari total ekspor bulan ini. Dibandingkan dengan nilai ekspor Desember 2022, nilai ekspor sektor nonmigas juga mengalami peningkatan sebesar 15,77 persen,” jelas Debora Sulistya Rini.

Nilai ekspor sektor migas pada bulan Desember 2023 menurun sebesar 82,24 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu dari USD 94,55 juta menjadi USD 16,79 juta. Nilai ekspor sektor migas tersebut memiliki peranan sebesar 0,78 persen terhadap total ekspor Jawa Timur pada bulan ini.

“Jika dibandingkan dengan Desember 2022, nilai ekspor migas pada bulan ini juga mengalami penurunan sebesar 83,52 persen.

Sementara nilai impor Provinsi Jawa Timur, pada Desember 2023 mencapai USD 2,65 miliar atau mengalami penurunan sebesar 1,71 persen dibandingkan November 2023.

“Nilai tersebut pada Desember 2022 justru mengalami peningkatan sebesar2,42 persen.

Impor nonmigas Desember 2023 mencapai USD 1,95 miliar atau hampir tidak mengalami perubahan dibandingkan November 2023. Nilai tersebut dibandingkanDesember 2022 mengalami penurunan sebesar 7,92 persen,” pungkas Rini.info/red