3 February 2023

PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Presiden Jokowi Resmikan Asrama Mahasiswa Nusantara

c1 20221130 11474692 800x445 1

Surabaya – Presiden Joko Widodo meresmikan Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) di Surabaya, Selasa (29/11/2022). Ia berharap AMN bisa menjaga kekompakan di tengah keberagaman suku di Indonesia.

Dalam sambutannya, Jokowi mengatakan, pembangunan AMN itu berawal dari usulan 61 tokoh-tokoh Papua yang datang ke Istana.

Usulan disampaikan lantaran selama ini kerap terjadi gesekan-gesakan antar asrama mahasiswa.

“Karena banyaknya peristiwa gesekan antar mahasiswa dan ini kalau kita lihat hampir di semua provinsi utamanya di kota-kota pendidikan selalu bahwa setiap provinsi itu memiliki asrama sendiri-sendiri,” kata Jokowi.

“Papua punya sendiri asrama, nanti dari provinsi yang lain punya asrama sendiri provinsi yang lain punya asrama sendiri,” tambahnya.

Atas dasar kondisi tersebut, akhinya Jokowi menyetujui usulan membangun AMN di kota-kota yang membutuhkan.

Di Surabaya, AMN diisi 410 mahasiswa dari Sabang sampai Merauke.

Jokowi menyambut baik AMN tersebut untuk menjaga keberagaman suku dan agama di Tanah Air.

“Keberagaman itulah yang menjadi kekuatan bukan kelemahan hati-hati keberagaman Indonesia adalah kekuatan bukan kelemahan. Kalau kelemahan artinya gampang di adu-adu domba, nggak, ini adalah kekuatan kalau kita bisa kompak, kita bisa rukun dan kita bisa bersatu,” katanya.

Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 106 Tahun 2021, AMN dihuni mahasiswa antarperguruan tinggi dari berbagai daerah yang terdaftar sebagai penerima beasiswa AMN.

Kuota penghuni AMN meliputi mahasiswa orang asli Papua (OAP) sebanyak 40%. Saat ini, sebanyak 56 putra-putri asal Papua diterima di Fakultas Ilmu Olahraga (FIO), Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Mereka lolos seleksi melalui program Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN).

Bangunan AMN Surabaya berupa hunian vertikal setinggi 5 lantai terdiri dari 2 tower setinggi 5 lantai yang dilengkapi selasar penghubung di antara bangunan. Blok satu dihuni mahasiswa perempuan dan blok kedua asrama mahasiswa laki-laki.

Fasilitas yang dibangun di AMN Surabaya tidak hanya menyediakan hunian tetapi dilengkapi dengan fasilitas pengembangan kompetensi mahasiswa seperti perpustakaan/ruang baca, ruang belajar, ruang seni, laboratorium bahasa, lapangan olahraga, ruang pembinaan entrepreneurship, kebun, serta ruang komunal lainnya.

Selain sebagai hunian, AMN juga digunakan sebagai tempat pembinaan kebangsaan bagi mahasiswa penghuni AMN yang akan dibina oleh Badan Intelijen Negara (BIN).

BIN bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) bekerja sama dalam pengelolaan dan pembinaan di AMN.

Turut mendampingi dalam kegiatan peresmian tersebut diantaranya, PLH Gubernur Jatim Emil Elesttianto Dardak, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan, Mensesneg dan sejumlah anggota kabinet lainnya. Info/red