PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Perkuat Pasar Kopi Tanah Air BI Jatim Gelar Java Coffe Culture

Screenshot 2022 11 24 07 53 50 40 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

Surabaya,Pustakalewi.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur akan menggelar Java Coffe Culture 2022, yang berlangsung mulai tanggal 26-27 November 2022 di Hotel Majapahit dan Jalan Tunjungan Surabaya.

Kepala BI Jatim, Budi Hanoto mengatakan, ada tiga hal yang akan dicapai oleh BI dalam gelaran Java Coffe Culture 2022.

Pertama, dalam jangka menengah panjang Java Coffe Culture diharapkan bisa memperkuat pasar ekspor kopi dalam negeri.

Kedua, target jangka pendeknya adalah, Jawa sebagai produsen kopi terbesar di dalam negeri di event Java Coffe Culture 2022 bisa menampilkan story telling kopi yaitu, dalam setiap produksi kopi dari hulu ke hilir akan selalu ada momen ritual sebagai budaya dari daerah penghasil kopi.

“Ketiga, Java Coffe Culture 2022 diharapkan sebagai pijakan untuk event lebih besar lagi yaitu, Indonesia Coffe Culture 2023 yang akan diadakan di Surabaya,” ujar Budi Hanoto, saat Media Briefing Java Coffe Culture 2022 di Hotel Double Tree Surabaya, Rabu (23/11/22).

Ia menambahkan, Bank Indonesia hadir dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif khususnya komoditas unggulan kopi, dalam gelaran Java Coffee Culture (JCC) 2022 yang akan diselenggarakan pada 26-27 November 2022 di Jalan Tunjungan dan Hotel Majapahit.

Sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendorong peningkatan komoditas unggulan kopi, kata Budi Hanoto, Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Java Coffee Culture (JCC) 2022 dengan tema “Beyond a Cup of Coffee”.

“ Selain itu, kegiatan ini merupakan tindak lanjut Komiten Bank Indonesia bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya dalam menghidupkan kembali ekonomi kreatif di Kawasan Jalan Tunjungan,” terang Budi Hanoto.

Dirinya kembali mengatakan, melalui tema ini, JCC 2022 akan membawa Kopi Jawa sebagai komoditas unggulan nasional, meningkatkan value added Kopi Jawa dalam rangka mendorong pengembangan ekonomi kreatif yang berkelanjutan, serta memperkuat rantai nilai Kopi Jawa (termasuk ekosistem UMKM Syariah) untuk go global dan go digital secara end-to-end.

“ Kita ada agenda Business Matching JCC 2022, dimana dipertemukan UMKM Komoditas Kopi Binaan/Mitra KPwBI dengan potential buyer, antara lain dari kalangan pengunjung, kedai, dan aggregator. Selain itu, mendorong UMKM berjualan di marketplace (BM Onboarding) dan mendorong nilai transaksi penjualan merchant kopi di marketplace,” pungkasnya. Info/red