PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Pemprov Jatim Luncurkan Aplikasi Trans Jatim-Ajaib

Surabaya – Untuk meningkatkan kualitas pelayanan angkutan umum di Jawa Timur, Pemprov Jatim meluncurkan aplikasi Trans Jatim-Ajaib (Aplikasi Jatim Informasi Bus), di Aston Inn Hotel Gresik, Kamis (4/8/2022).

Trans Jatim-Ajaib (Aplikasi Jatim Informasi Bus) merupakan sebuah aplikasi untuk memudahkan masyarakat  mengakses penggunaan  layanan bus Trans Jatim. Kini, aplikasi Trans Jatim-Ajaib ini pun dapat langsung diakses oleh masyarakat melalui aplikasi Android dan juga Applestore secara gratis.

Nantinya, untuk trayek pertama Bus Trans Jatim tersebut akan dimulai dari Terminal Porong Sidoarjo, Kota Surabaya hingga Terminal Bunder Gresik. Pelayanan tersebut akan dilengkapi dengan pemandu pramugara dan pramugari yang akan membantu masyarakat mengakses layanan transportasi Trans Jatim.

Usai meresmikan, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menyampaikan apresiasi terhadap inovasi aplikasi TransJatim-Ajaib. Hal ini merupakan momen penting bagi Jatim untuk meningkatkan indeks digitalisasi,  berseiring dengan perwujudan Nawa Bhakti Satya yakni Jatim Akses.

“Dengan adanya aplikasi ini, kita telah menunjukkan bahwa Jawa Timur sudah mulai melangkah maju dengan memberikan percepatan pelayanan bagi masyarakat yang dapat diakses hanya dengan satu genggaman,” kata Sekda Adhy.

Lebih dari itu dirinya juga menambahkan, salah satu indikator dari keberhasilan aplikasi tersebut merupakan kepuasan masyarakat dalam pemanfaatan akses yang mudah dipahami oleh seluruh kalangan.

“Penumpang terlayani, namun tetap dengan kemandirian yang tinggi dan masyarakat juga diminta untuk autopilot. Saya berharap ini adalah maestro awal, namun yang menjadi pekerjaan rumah ialah bagaimana membuat aplikasi tersebut familiar setelah esok beroperasi,” katanya.

Kesinambungan ini diharapkan Sekda Adhy, dikarenakan saat ini menurutnya perkembangan teknologi di masyarakat sangatlah cepat. Tak hanya itu, dirinya juga meminta antara Trans Jatim dengan program bus masing-masing kabupaten/kota dapat terintegrasi akses layanannya.

Lebih lanjut Sekda Jatim berharap, adanya perubahan teknologi dibidang transportasi Dishub Jatim ini tidak hanya sekedar inovasi, melainkan betul-betul dapat memudahkan masyarakat.

Terakhir, Sekda Jatim berpesan agar seluruh perencanaan dan pelaksanaan program anggaran haruslah akuntabel, terukur, terkendali dan sesuai regulasi. “Tidak perlu banyak sosialisasi, tapi memberikan dampak langsung bagi masyarakat pada pelaksanakannya. Kami berharap aplikasi ini harus bisa sampai menjadi kebanggan masyarakat Jawa Timur,” tutupnya. Info/red