PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Berjalan Lancar, Demokrat Jatim Sukses Gelar Muscab Serentak se-Jatim

dardak demokrat

Surabaya – DPD Partai Demokrat Jatim akhirnya menyelesaikan agenda Muscab serentak tahap ke dua yang digelar hari ini, Senin (20/6/2022) di Hotel Shangrilla Surabaya. Sebanyak 22 DPC dari 23 DPC yang dijadwalkan menggelar Muscab, menyelesaikan proses penentuan calon ketua DPC. 1 DPC yaitu Kota Malang ditunda  pelaksanaannya.

Dalam muscab periode 2 ini sebanyak 15 DPC ditetapkan dengan calon tunggal, sedang 6 DPC lainnya menetapkan 2 calon Ketua DPC.

Jemmy Setiawan Deputy II BPOKK DPP Partai Demokrat mengatakan, semua calon yang masuk baik yang calon tunggal maupun lebih, akan mengikut tahap berikutnya yaitu fit and propertes yang akan dilakukan  oleh DPP Partai Demokrat maksimal 14 hari setelah pelaksanaan Muscab ini.

“Saya tegaskan tidak ada aklamasi dalam muscab ini. Semua calon tetap akan mengikuti fit and proper yang akan dilakukan oleh DPP yakni Ketua Umum, Sekertaris Jendral, Ketua BPOKK dan ditambah ketua DPD dam Skertaris DPD,” ujarnya.

Dengan demikian, sampai saat ini sebanyak 37 DPC sudah menyelesaikan Muscab, yang secara keseluruhan berjalan lancar tanpa insiden apapun, meski sempat ada kabar bakal ada demo. Namun tidak ada aksi apapun, kecuali pengumpulan tanda tangan dari pendukung salah satu kandidat calon Ketua DPC Surabaya.

“Sekali lagi kita juga tegaskan yang calon lebih dari satu tidak serta merta mereka yang mendapatkan dukungan banyak akan menjadi ketua DPC. Semua sama tetap menunggu hasil fit and proper, paling lambat 14 hari setelah Muscab ini, ” lanjutnya.

Jemmy juga mengatakan, DPP juga telah melakukan validasi dukungan sehingga dalam pelaksanaan Muscab ini, sudah tidak ada lagi dukungan ganda.

“Tidak benar kalau ada dukungan ganda. Sebelum pelaksanaan muscab tim DPP dan DPD telah melakukan validasi dukungan sehingga tidak ada dukungan ganda dan semua sudah memenuhi ketentuan dukungan,” ungkapnya.

Sementara itu Emil Elestianto Dardak mengatakan dalam muscab ini tidak soal kalah menang tapi ini adalah ajang konsolidasi regenarasi kepemimpinan yang baik bagi perjalanan Partai Demokrat.

Apalagi ini menjelang pelaksanaan verikasi parpol. Sehingga perlu ada kesatuan dalam langkah kebersamaan untuk kebesaran Partai Demokrat di Jatim.

“Alhamdulillah Muscab berjalan lancar. Guyub dan rukun tersajikan. Ada aksi adalah sebuah dinamika. Yang penting bukan kalah menang tapi bagimana kita bisa memaknai muscab sebagai salah satu instrumen partai untuk terus bergerak. Kita harus bisa menerima apapun hasilnya,” ujarnya.

Pria yang juga Wakil Gubernur (Wagub) Jatim ini menegaskan, apa yang dilalukan Demokrat dalam penentuan ketua DPC ini merupakan metode terbaik bagi kebesaran partai.

Ini lanjut Emil merupakan moment untuk melihat kedewasaan kader serta soliditas kader partai sampai tingkat bawah.

“Dengan begini maka kader akan semakin solid menghadapi setiap cobaan yangvdatang menerpa partai nantinya. Sehingga Demokrat semakin kuat dan solid,” pungkasnya. Info/red