PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

HIDUP KEKAL: Dekat – Mengenal Allah yang Benar

IMG 20220610 WA0050

Bagian Alkitab: Yohanes 17:1-5
“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.” Yohanes 17:3


INSPIRASI:
Nas menyatakan bahwa MENGENAL Allah adalah kata kunci dalam kehidupan kekal. Bagaimana seorang mampu untuk mengenal Allah yang benar? Pengenalan akan Allah hanya dimungkinkan apabila seseorang memiliki hubungan kedekatan atau keintiman dengan Tuhan. Hasil dari hubungan keintiman tersebut dapat menghasilkan buah. Buah yang dimaksudkan adalah buah pertobatan. “Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.” (Matius 3:8). Jika seseorang berkata bahwa ia sudah mengenal Tuhan tetapi tidak ada buah pertobatan yang dihasilkan sebagai bukti pengenalannya, maka dapat dikatakan bahwa ia belum mengenal Tuhan; dan orang yang belum mengenal Tuhan berarti belum diselamatkan. Hidup kekal itu bukan sekedar berbicara tentang Kerajaan Sorga, tetapi suatu hubungan persekutuan/kedekatan atau intim dengan Tuhan sampai selama-lamanya.
Sudahkah kita memiliki keintiman dengan Tuhan secara pribadi? Semua orang bisa saja berkata bahwa ia telah mengenal Tuhan, namun hal itu tidak menjamin bahwa mereka sudah dikenal oleh Tuhan. Dikatakan,: “Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah.” (1 Korintus 8:3). Jangan sampai kita menjadi orang Kristen selama bertahun-tahun tapi pada akhirnya Tuhan berkata, “Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!” (Matius 7:23).
Mari kita ingat bahwa kita diselamatkan bukan karena perbuatan baik yang kita lakukan, tetapi karena kasih karunia, melalui IMAN kita (baca Efesus 2:8-9). Bahkan IMAN yang kita miliki pun merupakan kasih karunia Allah. Kita juga dapat memiliki pengenalan akan Tuhan melalui firmanNya. Adapun iman yang benar mempunyai dua unsur, yakni percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan percaya kepadaNya sebagai Juruselamat. “Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.” (Roma 10:9). Amin.