PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

OJK dan Indah Kurnia Gencar Sosialisasi Berinvestasi Yang Aman

IMG 20220416 WA0032 768x509 1

Surabaya – Maraknya kasus penipuan berkedok Investasi atau biasa disebut Investasi bodong membuat OJK masif melakukan edukasi kepada masyarakat. Bersama Indah Kurnia anggota DPR RI serta Yayasan Insan Keberagaman Nusantara (IKN), OJK mengajak masyarakat untuk Waspada terhadap Investasi bodong.

Ajakan ini disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi bertajuk Kenali Cara Aman Berinvestasi, Jum’at (15/4) di kawasan Sukolilo, Surabaya.

Sosialisasi dilakukan dengan sasaran seluruh elemen lapisan masyarakat. “Mulai dari orang tua, anak muda, laki-laki, perempuan semuanya kita jadikan sasaran Sosialisasi”, jawab Ade Kuntho selaku pengurus Yayasan IKN saat ditanya siapa saja sasaran dalam sosialisasi ini. Menurutnya, seluruh lapisan elemen masyarakat berpotensi menjadi korban Investasi bodong. Oleh karena itu Sosialisasi perlu secara masif dilaksanakan.

Secara terpisah Indah Kurnia menjelaskan bahwa Masyarakat Indonesia harus cerdas menghadapi ajakan-ajakan Investasi yang terkesan menggiurkan, namun pada akhirnya menjerumuskan.

“Rata-rata bunga tabungan perbankan itu tidak sampai 3%, maka logikanya kalo ada tawaran investasi yang menjanjikan bunga sampai jauh diatas itu, berarti patut diwaspasai”, demikian penjelasan Indah.

Selain di kawasan Sukolilo, pada hari yang sama acara juga digelar di kawasan Lakarsantri, Surabaya.

Ciri-ciri Investasi bodong atau ilegal antara lain:
1. Menjanjikan imbal hasil tinggi dalam waktu singkat dengan minim resiko
2. Legalitas tidak tercantum di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
3. Memanfaatkan nama tokoh masyarakat
4. Informasi yang disajikan sangat terbatas
Bagu masyarakat yang ingin bertanya atau menyampaikan keluhan mengenai Investasi, lanjut Inggit, bisa  melaporkan ke OJK lewat telepon kontak OJK ke nomor 157, bisa juga lewat WhatsApp di 081157157157, atau Email di konsumen@ojk.go.id dan waspadainvestasi@ojk.go.id.Kenali Cara Aman Berinvestasi info/red