PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Tim Abdimas Universitas Ciputra kerjasama dengan Satgas Putat Jaya dalam menurunkan kasus COVID 19 di Surabaya

abdimas uc

Surabaya-Pustakalewi.com. Edukasi yang masih terbatas bagi masyarakat di masa pandemic COVID 19 Varian Omicron di Indonesia dalam melakukan isolasi mandiri dapat menimbulkan kluster baru di tingkat keluarga, penanganan yang tidak efektif serta kematian pasien. Varian ini dinyatakan lebih mudah menular daripada varian lainnya. Beberapa kelompok yang rentan terkena varian omicron dengan gejala berat adalah lansia, belum vaksinasi lengkap dan memiliki penyakit penyerta. 

Lonjakan kasus ini menyebabkan layanan kesehatan menjadi terbatas sehingga membuat banyak warga yang memilih untuk isolasi mandiri. Maka penting agar masyarakat diberikan edukasi mengenai protokol yang harus dilakukan saat isolasi mandiri serta tatalaksana yang dapat dilakukan sebelum mendapatkan pelayanan di rumah sakit. Penanganan pertama yang tepat dapat mengurangi angka kematian Covid-19, terutama pada  kasus dengan sesak napas.

Tim dari Universitas Ciputra Surabaya yang terdiri dari, Dr. J.E. Sutanto, M.M., dr. Natalia Yuwono, M.Ked.Trop., Damelina Basauli Tambunan, S.E., M.M., Ph.D., CLC., CPM (Asia) bekerjasama dengan Tim Satgas COVID Kelurahan Putat Jaya dalam penanganan kasus isolasi mandiri karena COVID 19. Melakukan kegiatan Pengabdian masyarakat dengan periode bulan Oktober 2021 sampai bulan Maret 2022 dengan pendanan internal dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Ciputra Surabaya

Dr. J.E. Sutanto, M.M., menjelaskan bahwa  ada beberapa program yang diberikan antara lain: memberikan bantuan berupa tabung oksigen dan melatih penggunaannya, memberikan APD berupa masker dan obat-obatan serta mensosialisasikan kepada warga via poster dan video edukasi seputar covid 19 dan isolasi mandiri.

“ Selain tetap kita memberikan bantuan pada warga kami menghimbau agar tetap taat termasuk dengan menjalankan protokol kesehatan sebagai kebiasaan hidup sehari-hari seperti tetap memakai masker dan menjaga jarak serta rajin cuci tangan.

JE. Sutanto menambahkan agar seluruh masyarakat tetap waspada dan melakukan langkah preventif terhadap varian omicron walaupun sudah divaksin.

Rachmat Dwi Yulianto salah Tim Satgas Covid keluraha Putat  menyatakan bahwa edukasi yang telah diberikan sangat berguna dalam membantu penanganan pasien isolasi mandiri. 

“Kami terus berupaya berusaha untuk memberi edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi virtual, maupun sosialisasi pendekatan antar warga untuk memotivasi program ini berjalan sesuai dengan arahan pemerintah agar masyarakat mendapat pertolongan yang pas” ungkap Rahmat yang dikenal dengan Antok

Antok menambahkan bahwa Tim Satgas dan Kepala RT menyatakan bahwa tidak ada kesusahan saat menggunakan poster serta banyak warga yang jadi lebih memahami posisi proning saat sesak berkat sosialisasi yang dilakukan oleh tim dari Universitas Ciputra Surabaya. 

Pada kesempatan ini Tim dari UC juga mengajarkan cara penggunaan tabung oksigen serta pulse oximetry kepada tim Satgas guna penanganan pertama kasus sesak di RW 03. Sehingga para pasien terpapar Covid 19 Varian Omicron dapat tertangani dengan segera.info/red