PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

BEI Mencatat Jumlah SID Pasar Modal Jatim Selama 2021 Naik

logo BEI IDX

Surabaya,pustakalewi.com – Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Timur mencatatkan kinerja positif selama tahun 2021. Dari jumlah SID Pasar Modal Jawa Timur hingga Desember 2021 mencapai 996.574 (13,35 persen dari total 7.459.466 SID).

“Secara year on year kenaikan jumlah SID Pasar Modal Jawa Timur 90,35 persen. Sementara kenaikan jumlah SID Pasar Modal Nasional sebesar 93,59 persen,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Timur, Dewi Sriana Rihantyasni, dalam Media Update Perkembangan Pasar Modal di Jawa Timur dan Update Market, yang dilaksanakan secara virtual, Rabu (9/2/2022),

Sedangkan untuk jumlah SID Saham Jawa Timur hingga Desember 2021 sebesar 455.436 (13,31 persen dari total 3.419.237). Secara year on year kenaikan jumlah SID Saham Jawa Timur 105,32 persen dan kenaikan SID Saham nasional 105,23 persen.

Ana-sapaan akrab Dewi Sriana Rihantyasni menjelaskan SID Jawa Timur berdasarkan usia didominasi kelompok 18-25 tahun (185.514 SID). Di kelompok usia tersebut terjadi kenaikan sebesar 141 persen dari tahun 2020 sebesar 75.976.

“Dengan melihat dominasi usia muda, BEI Jawa Timur menyiapkan kegiatan Dompet Investasi berupa edukasi dan kompetisi investasi mulai Maret hingga Oktober 2022,” ujar Ana.

Ia menambahkan, jumlah emiten dari Jawa Timur hingga Desember 2021 sebanyak 42 emiten dimana 2 diantaranya melakukan IPO di 2021 yakni PT Nusa Palapa Gemilang, Tbk dan PT Avia Avian, Tbk.

“Untuk tahun 2022, baru ada 1 perusahaan di Jawa Timur yang masuk pipeline. Memang tidak mudah bagi sebuah perusahaan yang ingin go public dan prosesnya juga cukup panjang,” jelasnya.

Sementara itu, total transaksi saham di Jawa Timur selama 2021 sebesar Rp35,05 triliun. Nilai transaksi ini menjadikan peringkat ketiga terbesar di Indonesia.

Dari nilai transaksi tersebut, disumbang transaksi dari 76 GI di Jawa Timur sebesar Rp1,15 triliun atau 3,3 persen terhadap total transaksi pasar modal Jawa Timur.

“Selama 2021, tercatat 6.863 penambahan investor di GI BEI atau 2,9 persen dari total penambahan investor saham di Jawa Timur yang mencapai 233.619. Pencapaian ini juga tidak lepas dari 172 Kegiatan Sosialisasi Pasar Modal Bersama GI atau 42,7 persen dari total kegiatan Kantor Perwakilan BEI Jawa Timur,” ujar Ana.

Saat ini ada 76 GI BEI di Jatim yang terdiri dari 61 GI BEI Konvensional, 8 GI BEI Syariah, 8 GI BEI Edukasi dan 1 GI BEI Digital yang tersebar di 19 kota di Jawa Timur.

GI merupakan pusat edukasi bagi para mahasiswa dan pelajar untuk bisa mengenal pasar modal secara lebih mendalam. info/red