PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

IM3 Ooredoo Hadirkan Collabonation Creative City Di Kota Malang 

IM3 collabs Malang

Surabaya,pustakalewi.com – IM3 Ooredoo memperluas ruang kolaborasi bagi generasi muda dan komunitas di berbagai kota di Indonesia melalui Collabonation Creative City.

IM3 Ooredoo menggandeng mereka untuk membedah berbagai topik permasalahan kreatif dan menemukan solusi yang berbeda di setiap kotanya.

Collabonation Creative City sudah sukses di dua kota sebelumnya yaitu Makassar dan Medan.

Kini Collabonation Creative City hadir di Kota Malang.

Dalam event ini, ada creative session yang dapat mendukung anak muda di Kota Malang untuk dapat melangkah lebih jauh lagi dalam berkarya.

Sejak awal tahun 2019, IM3 Ooredoo menginisiasi Collabonation sebagai wadah kolaborasi bagi para musisi dan seniman untuk menghasikan berbagai hasil karya hingga kolaborasi multidisiplin.

Untuk memperkuat lagi energi tersebut, Collabonation Creative City lahir membuka kesempatan kolaborasi baru.

Dengan cara membekali, memperkaya, serta memberdayakan para pegiat seni dan pekerja kreatif dalam menyalurkan bakat dan kreativitas mereka.

Fahroni Arifin, SVP–Head of Brand Management & Strategy Indosat Ooredoo Hutchison mengabarkan, Malang memiliki potensi yang besar.

“Kami tergerak untuk merespon dan menemukan solusi atas berbagai isu kreatif yang terjadi di Malang saat ini di mana banyak pelaku kreatif yang kehilangan panggung selama pandemi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/2).

Di Malang, Collabonation Creative City hadir dengan tema yang berbeda dari kota sebelumnya.

Melihat permasalahan yang dirasakan dari para pelaku industri kreatif di kota tersebut, Collabonation Creative City Malang menyelenggarakan creative session & mentoring.

Acara mengusung tema “How a Gigs Can Unite People Together” dan “Visualize your Gigs in a Different Way”.

Creative session menghadirkan para experts di industri kreatif dan musik.

Yaitu Kiki Ucup (Music Festival Creator), Anton Ismael (Visual Director), hingga Sal Priadi solois penyanyi asal Malang.

Perjalanan karyanya dapat menginspirasi anak muda dan komunitas karena telah berhasil menembus musik nasional dan terdengar secara luas.

Lebih dari itu, rangkaian kegiatan Collabonation Creative City Malang juga semakin lengkap dengan intimate gigs.

Perform ini sejalan dengan semangat agar para anak muda dan Kota Malang dapat bangkit dan produktif kembali berkarya.

Turut mendukung kebijakan yang berlaku, seluruh proses Collabonation Creative City Malang juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat (swab test & sterilisasi) serta mematuhi perizinan yang berlaku.

Kiki Ucup, Music Festival Creator dan juga mentor di Collabonation Creative City Malang menyebut banyak sekali bakat-bakat terpendam di kota Malang.

“Oleh karena itu semoga rangkaian kegiatan Collabonation Creative City Malang dapat membantu dan memperkaya ilmu mereka agar dapat implementasi juga,” katanya.

Untuk menambah bentuk nyata kolaborasi, beberapa peserta terpilih yang mengikuti creative session berkesempatan untuk terlibat langsung dalam pertunjukan musik (intimate gigs) persembahan IM3 Ooredoo.

Musisi lokal Malang tampil dalam intimate gigs ini. Antara lain Coldiac, Wake Up, Iris !, Coldiac, Iksan Skuter.

Juga musisi ternama lainnya seperti Sal Priadi serta Secret Performer yaitu Pamungkas.

Hal tersebut memberi kesempatan bagi mereka untuk dapat menambah pengalaman berkolaborasi bersama para experts dalam industri musik dan kreatif. info/red