PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Presiden Jokowi Kunjungi Kampung Jeruk Desa Kutambelin

jokowi kampung jeruk

Medan – Presiden Jokowi mengunjungi Kampung Jeruk Desa Kutambelin, Liang Melas Datas, Kabupaten Karo, untuk melakukan peninjauan jalan sekaligus berdialog dengan para petani jeruk, Jumat (04/02/2022).

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut adalah Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

“Awal Desember 2021 lalu, saya menerima perwakilan warga Liang Melas Datas, Kab. Karo, di Jakarta. Mereka datang menyampaikan aspirasi terkait jalan rusak di daerah mereka, juga membawa oleh-oleh satu truk buah jeruk. Hari ini, giliran saya yang berkunjung ke Liang Melas Datas,” ujar Presiden Jokowi, saat kunjungan kerja hari ketiga di Sumatra Utara.

Kab. Karo adalah salah satu sentra produksi komoditas jeruk. Produksi jeruknya dipasarkan ke kota-kota seperti Bandung, Jakarta, Semarang, Surabaya, sampai ke Malaysia dan Singapura.

Presiden mengatakan setelah melihat langsung, jalan ke daerah tersebut memang perlu perbaikan. Penanganan Jalan Liang Melas Datas sepanjang 37,2 km membutuhkan biaya Rp164,8 miliar dengan masa pelaksanaan Tahun Anggaran 2022-2023.

Dengan perbaikan jalan produksi ini, ongkos logistik menjadi lebih murah. Jeruk dari Karo bisa dikirim ke semua kota dengan harga kompetitif, pungkas Presiden.

Presiden RI Joko Widodo menegaskan pentingnya kebutuhan infrastruktur jalan yang baik untuk menunjang kegiatan produksi di suatu daerah.

“Setelah melihat di lapangan yang namanya kebutuhan jalan yang baik itu sangat sangat diperlukan karena menyangkut nanti struktur biaya dari yang namanya jeruk ini. Jangan sampai nanti harga jeruk di sini lima ribu, ongkos kirimnya delapan ribu. Ga sambung nanti,” ujar Presiden dalam keterangannya di Kampung Jeruk usai peninjauan.

Presiden Jokowi berharap kegiatan penanganan Jalan Liang Melas Datas, Kabupaten Karo ini dapat membantu meringankan biaya logistik produksi jeruk di kawasan tersebut, sehingga harga jeruk yang dihasilkan para petani lokal dapat bersaing dengan jeruk impor.

“Kita harapkan dengan adanya perbaikan jalan produksi ini, struktur biaya menjadi terutama untuk ongkos logistik, biaya logistik menjadi jatuh, akhirnya jeruknya bisa dikirim ke semua kota dengan harga yang kompetitif, tidak kalah dengan jeruk-jeruk impor,” ungkap Presiden.

Selain menurunkan biaya logistik, perbaikan jalan produksi juga dinilai akan meningkatkan keuntungan bagi para petani. Oleh karena itu, pemerintah akan terus berupaya memperbaiki jalan-jalan produksi sehingga harga komoditas dalam negeri menjadi lebih kompetitif.

“Sudah dihitung oleh Menteri PU tadi kita butuh kira-kira 40 ribu kilometer jalan-jalan produksi yang memang harus kita perbaiki, kita bangun, agar struktur biaya, terutama biaya logistik menjadi jatuh di harga yang betul-betul normal,” tuturnya.

Presiden Jokowi juga telah menginstruksikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno untuk memperbaiki kemasan dan citra dari setiap komoditas yang dihasilkan para petani di Tanah Air sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

“Saya minta agar ini mulai dilakukan pengemasan yang lebih baik, membangun branding-nya lebih baik, ada di setiap jeruk QC check, semuanya akan mengangkat harga produk-produk petani kita,” ucap Presiden.

Melalui peningkatan struktur jalan tersebut, diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar dalam mempercepat waktu tempuh, menurunkan biaya logistik, dan mempermudah pengangkutan komoditas pertanian.

Selain itu, diharapkan juga dapat mendukung pengembangan Kawasan Liang Melas Datas dan sekitarnya serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Karo.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi, serta Bupati Karo Cory Sriwaty Sebayang. Info/red