PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kuatkan Patron Nilai Katolik

rektor ukwms acara

Surabaya,pustakalewi.com – Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) selalu berpegang teguh pada nilai Katolik dalam menjalankan tugasnya yakni membentuk manusia seutuhnya.

Untuk itu pada Senin, (24/01) di ruang Teater Timur Kampus UKWMS Pakuwon City, telah dideklarasikan Dekret Pengangkatan Santo Yohanes Paulus II sebagai Patron UKWMS yang disampaikan kepada Drs. Kuncoro Foe., G.Dip.Sc., Ph.D., Apt., Rektor UKWMS.

Acara ini dihadiri oleh jajaran rektorat, Lembaga Penguatan Nilai Universitas (LPNU), serta dosen dan mahasiswa Fakultas Filsafat UKWMS.

“Santo Yohanes Paulus II menjadi sosok yang tepat untuk dipilih menjadi patron UKWMS, figur yang layak untuk dipelajari dan dikagumi. Deklarasi patron ini memberikan makna mendalam bagi universitas, terutama untuk terus memenuhi panggilan dan tantangan membawa universitas lebih berdampak sosial,” ujar Kuncoro.

Penyerahan Dekret ini dilaksanakan dan dibacakan oleh Romo Vikjen Keuskupan Surabaya, RD. Yosef Eko Budi Susilo bertepatan dengan penyelenggaraan Hari Studi Santo Thomas Aquinas. Dalam Dekret ini pula, Msgr. Vincentius Sutikno Wisaksono selaku Uskup Surabaya memutuskan (1) Santo Yohanes Paulus II sebagai Patron UKWMS, dan (2) tanggal 22 Oktober setiap tahunnya sebagai Hari Perayaan Patron UKWMS.

Pemilihan Santo Yohanes Paulus II didasarkan pada kehidupan dan karya-karyanya yang saat berdampak pada pembaharuan diri, gereja, maupun masyarakat. Ia merupakan tokoh yang menginspirasi banyak bidang ilmu pengetahuan seperti bioetika, ekonomi dan sosial-politik.

“Oleh karena itu dengan adanya patron ini, diharapkan dapat menjadi rujukan utama bagi seluruh civitas UKWMS dalam melakukan studi/kajian berdasarkan pemikirannya yang brilian dan berkeutamaan, sehingga menjadi warna khas bagi UKWMS. Serta dapat menjadi model keteladanan dalam formasi dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan mahasiswa, yang dibangun dari spiritualitas Santo Yohanes Paulus II,” jelas RD. Budi.

Usai pembacaan dan penyerahan dekret, acara dilanjutkan dengan kelas perdana semester genap Fakultas Filsafat UKWMS, yang mengusung tema: “Hermeneutika: Sebagai Suatu Panoramik Belajar Filsafat dan Teologi” yang disampaikan oleh Romo Emmanuel Prasetyono, Lic.Phil.

Hermeneutika merupakan ilmu tentang penafsiran dan pemahaman sebuah makna. Dan hermeneutika salah satu disiplin ilmu yang penting, agar tidak terjadi pemahaman yang salah terutama mengenai urusan keagamaan. Info/red