PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Pengusaha Logistik Tolak Kenaikan Tarif Pas Pelabuhan Priok

peti kemas

Jakarta – Pelaku usaha logistik di Pelabuhan Tanjung Priok keberatan atas rencana penaikkan tarif pas atau tanda masuk Pelabuhan Tanjung Priok untuk kendaraan jenis truk trailer, truk gandengan, mobil boks besar dan sedang mulai 1 Januari 2022.

“Tidak bisa suka-sukanya seperti itu menaikkan tarif jasa pelabuhan. Sementara di sisi lain kita sedang fokus untuk mengefisiensikan layanan logistik. Jadi urgensinya apa naik? Mesti ada kajian komprehensifnya, sebab hal itu bisa memacu pembengkakan biaya logistik,” ucap Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) DKI Jakarta Adil Karim dalam keterangannya, Sabtu (4/12/2021)

Dia mendesak agar sebelum ditetapkan penyesuaian tarif pas Pelabuhan tersebut mesti disosialisasikan terlebih dahulu kepada seluruh pengguna jasa Pelabuhan Tanjung Priok.

“Jangan ujug-ujug diterbitin surat edaran kenaikan tarif seperti itu. Prosedurnya bagaimana? kok pengguna jasanya tidak dilibatkan? Ada apa ini?” ucapnya.

Menurut dia, berdasarkan Surat Edaran General Manager PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, tarif pas pelabuhan akan naik secara bertahap, yakni naik sebesar 50% dari tarif saat ini pada 1 Januari-30 Juni 2022 dan akan naik 100% dari tarif saat ini pada 1 Juli 2022 hingga seterusnya.

Adapun saat ini tarif pas pelabuhan untuk kendaraan truk dan sejenisnya tersebut Rp 10.000 untuk setiap kali masuk. info/red