PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Dirjen: Bimbingan Pra-Nikah penting untuk Menekan Tingginya Angka Perceraian di Masyarkat

pernikahan ilustrasi

Depok – Subdit Pemberdayaan Umat dan Pengembangan Budaya (PUPB) Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI kembali menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Sosialisasi Program Bimbingan Calon Pengantin”. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 1 s.d. 2 Desember 2021 di Hotel Santika Depok.

Kegiatan yang dilakukan secara luring dan daring ini dihadiri oleh berbagai denominasi Gereja, Aras Nasional dan ASN di lingkungan Ditjen Bimas Kristen serta para narasumber dan moderator yang sangat kompeten di bidangnya.

Sosialisasi Program Bimbingan Calon Pengantin merupakan tindak lanjut dari hasil rekomendasi kerjasama Kementerian Kesehatan dengan Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI yang diperkuat dengan adanya UU No. 52 tahun 2009 tentang pelaksanaan dan pembangunan keluarga dan Perpemerintah RI nomor 87 tahun 2014 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga – keluarga berencana dan sistem informasi.

Dalam sambutan yang disampaikan secara daring, Dirjen Bimas Kristen, Prof. Dr. Thomas Pentury, M.Si menuturkan bahwa dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat tersosialisasi dan bertambahnya wawasan para pimpinan Gereja akan program bimbingan calon pengantin.

“Semoga komunikasi dan koordinasi yang baik juga dapat tercipta dalam tugas pengembangan pelayanan bergereja dengan pihak Ditjen Bimas Kristen selaku mitra pemerintah,” kata Dirjen.

“Pembinaan calon pengantin (catin) yang sering dikenal dengan bimbingan pra-nikah merupakan kegiatan yang disarankan untuk dilakukan gereja-gereja di Indonesia untuk menekan tingginya angka perceraian di masyarakat,” tegas Thomas seraya membuka kegiatan secara resmi. info/red