PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Bangun Kembali Sektor Pariwisata dan Perhotelan Pasca Covid-19 Australia-ASEAN

UKP wisata

Surabaya,pustakalewi.com – Dalam rangka mendukung proses pemulihan sektor pariwisata dan hospitality negara-negara di ASEAN, Fakultas Bisnis dan Ekonomi Universitas Kristen Petra, Surabaya berkolaborasi dengan Griffith University Australia menyelenggarakan International Workshop dengan topik “Value Co-Creation Through Smart Recovery Post Covid-19”. Kegiatan ini digelar 25 November 2021 pukul 09.00-12.30 WIB melalui platform zoom.

“Sekitar 390 peserta bergabung dalam kegiatan ini, baik akademisi maupun pelaku bisnis pariwisata dan hospitality dari Indonesia, Australia, Vietnam, Thailand, Filipina dan lain-lain. Workshop ini akan membahas banyak hal mulai dari berbagi pengalaman mengenai strategi kolaboratif yang dapat dilakukan di antara pelaku bisnis pariwisata dan hospitality, strategi berinteraksi dengan pelanggan untuk mencapai win-win hingga value baru yang tercipta sebagai hasil dari co-creation di antara pemangku kepentingan dalam rangka pemulihan Pariwisata Paska Covid-19.”, urai Dr. Sienny Thio, S.E., M.Bus., selaku ketua program Hotel Management UK Petra dan PIC acara.

Kolaborasi workshop internasional ini mendatangkan enam pembicara yang dibagi menjadi dua sesi, tiga pembicara asing dan tiga pembicara asal Indonesia. “Saya berharap bapak ibu mendapatkan yang terbaik melalui workshop ini, waktu yang bermanfaat untuk diskusi, serta membangun kolaborasi dan juga bertemu teman baru. Saya berharap workshop hari ini dapat sangat bermanfaat bagi anda sekalian,” ujar Prof. Dr. Ir. Djwantoro Hardjito, M.Eng., dalam sambutannya.

Sesi pertama menghadirkan Associate Prof. Sarah Gardiner, Deputy Director of the Griffith Institute for Tourism – Griffith University Australia yang membahas tentang “Co-creating Value For Youth Visitors as Part of The New normal”. Kedua ada Associate Prof. Gaby Walters, University of Queensland-Australia yang memaparkan tentang “Cruising in a Covid Era: What it Will Take to Get Passengers Back on Board”. Pembicara ketiga yaitu Dr. Aaron Tham dari University of the Sunshine Coast-Australia yang membawakan materi tentang “Smart Recovery and Development”.

Masing-masing dari pembicara memaparkan cara dan pendekatan yang berbeda kepada pemangku kepentingan atau segmen yang berbeda untuk mengambil bagian dalam co-creation dan peningkatan nilai di sektor pariwisata dan perhotelan.

Sesi kedua akan dibawakan oleh William Wongso, seorang pakar kuliner Indonesia yang menguasai seni masakan Eropa dan Asia. Kemudian I Gede Wiwin Suyasa, Direktur Batur UNESCO Global GeoPark Bali. Yang terakhir ada Dr. Ricky, dari UK Petra-Surabaya.

“Optimasi warisan kuliner Indonesia sebagai alat membangkitkan pariwisata pasca Covid-19 diantaranya adalah adanya nilai baru selama pandemi ini, perkuat warisan kuliner Indonesia mulai dari pendidikan kejuruan, serta membangun wisata kuliner Indonesia sebagai bagian dari pariwisata,” urai William Wongso. Info/red