PUSTAKALEWI NEWS

Progresif dalam Pemikiran, Pluralis dalam Pemberitaan

Produk Olahan Makanan Ini Tidak Perlu Izin BPOM

makanan olahan

Surabaya – Produk olahan makanan wajib dilengkapi izin edar dari BPOM. Namun, ada produk yang dikecualikan, sehingga tetap bisa terus diproduksi untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Kriteria pangan olahan yang dikecualikan dari kewajiban memiliki Izin edar BPOM mempunyai masa simpan atau kedaluwarsa kurang dari 7 (tujuh) hari.

Dibuktikan dengan tanggal produksi dan tanggal kedaluwarsa yang tercantum pada label. Digunakan lebih lanjut sebagai bahan baku pangan dan tidak dijual secara langsung kepada konsumen akhir.

Dijual dan dikemas langsung di hadapan pembeli dalam jumlah kecil sesuai permintaan konsumen. Pangan olahan siap saji. Contoh pangan olahan siap saji (mie ayam siap saji, dimsum, siomay beku, dan lain sebagainya).

Sedangkan yang wajib memiliki izin edar dari BPOM, Bukan dari Pemerintah Daerah Kabupaten/kota yakni pangan olahan beku (frozen food) yaitu mengaplikasikan proses pembekuan dan dipertahankan tetap beku pada suhu -18 derajat Celcius sepanjang rantai distribusi dan penyimpanannya, serta memiliki masa simpan selama 7 hari atau lebih dan diproduksi secara masal.

“Koordinasi dengan Kepolisian RI dilakukan KemenKopUKM dan ditindaklanjuti dengan nota kesepahaman untuk memastikan agar aparat berwenang mengutamakan pembinaan, bukan penindakan kepada pelaku usaha mikro serta kecil yang masih belum memenuhi perizinan usaha yang dibutuhkan,” terang Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Teten Masduki. Info/red